Over Thinking

Over Thinking

  • WpView
    Reads 949
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 27, 2016
"Maaf," cewek itu berucap tanpa suara. Setelah itu ia melangkah pergi menjauh dengan meninggalkan surat di atas meja. Tanpa satu orang pun mengetahui bahwa ia menangis dalam diam. Tangisan yang menyiksa batin dan menusuk raga. Theo, sang penerima surat langsung meremas surat itu begitu selesai membaca. Menggeram dan langsung melemparkan surat itu ke sembarang arah. "Kenapa semua orang ninggalin gue disaat gue bener-bener butuh sandaran?" Theo bertanya pada dirinya sendiri. Sejak saat itu kepribadian Theo berubah. Tak ada lagi Theo yang ramah, humoris dan baik. Semua itu berubah tanpa bisa diduga. Sekarang hanya ada Theo yang dingin, bad boy dan "mungkin" tak membuka pintu maaf untuk cewek yang pergi dan hanya meninggalkan secarik surat itu. -------- Hak cipta dilindungi undang-undang ©copyright 2016 by. Venylaili
All Rights Reserved
#191
trianglelove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • No Longer Mate
  • Nara [SUDAH TERBIT]
  • Fake Smile [End]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • My Friend and My Bestfriend

Hai readers! Aku mau kasih tau kalau "Nyaman" lagi direvisi dulu huhuhu. Karena, ceritanya yang kurang tepat waktu itu ((kayaknya aku masih gajelas, sekarang juga)). Jadi, aku mohon kalau kalian bacanya agak gak nyambung atau kok aneh sih? Lah? Gitu, itu artinya bagian belum di revisi ya. Makasih udah yang mau mengerti aku, semoga kalian dimengerti oleh mas crush, ya! Hehe. Sorry buat readers lama, semoga kalian masih mau baca story ini dan enjoy. Temenin aku sampai selesai buat ini ya, makasi banyak banyak sekali lagi. --------- "Gue punya tebak-tebakan nih." Sahut Keenan di sambungan telpon itu. Terdengar Jasmine mendengus, "Apa?" "Nasi, Nasi apa yang bikin gue seneng?" "Nasi goreng?" "Salah." "Nasi kuning?" "Salah." "Nasi kuc-" "Udahlah, nyerah aja." "Oke, apa?" "When nasi your smile." Keenan terkekeh, diikuti oleh Jasmine. "Ngeselin." Salam hangat, Sean Keenandra Maulana & Jasmine Ameera Agusta. [COMPLETE] Jangan lupa vote dan comment, saya butuh kritik saran dan dukungan dari kalian. Terima kasih readers. Start, 8 Oktober 2017. ©Jane. ‛‛Cover illustration ; Pinterest. ‛‛Cover by @Janeamat_ [Me] BERKARYA ITU TIDAK MUDAH, TOLONG JANGAN MENJIPLAK KARYA SAYA. TERIMA KASIH

More details
WpActionLinkContent Guidelines