Feel Hard

Feel Hard

  • WpView
    Lectures 2,889
  • WpVote
    Votes 232
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., nov. 5, 2016
WpInfo
Fanfiction
EXO
Betapa sulit ketika cinta itu mulai tumbuh... Betapa sulit ketika cinta itu mulai menuntut... Dan Betapa menyulitkan ketika aku sadar bahwa aku bisa atau tidak sama sekali memiliki tempat di hatimu... ... Baru saja menyelesaikan pendidikan strata satunya,kini Seo Joo Hyun harus disibukkan dengan rutinitas di toko kue yang dirintis sang sepupu,Jung Sooyeon. Meski cukup melelahkan,akibat banjir pesanan,Seo Joo Hyun bahkan masih terlihat akan menikmati kesibukannya sampai datang Jung Eunji--adik kedua Sooyeon--dan memperingatinya. Namun,terkadang,pertanyaan yang terus berkelabat dikepalanya seringkali masih menggangguinya--walaupun imbasnya tidak sampai pada hasil kerjanya. 'Bukannya kau sudah memiliki tunangan yang mapan dan sudah menyelesaikan kuliahmu,Seo-a? Apalagi hal yang kau cari,ketika kau dapatkan apa yang para gadis seoul dambakan?' Terus terang,bahkan ketika mendiskusikan ini dengan Sooyeon--yang notabene lebih tua darinya--Seohyun tak menemukan jawaban. Sekalipun dengan mencoba mengingat bayang Joonmyun. Tidak sama sekali. Namun,belakangan... Ingatan masa lalu,yang perlahan muncul ke permukaan,memunculkan satu hipotesa yang mungkin seharusnya tidak terpikirkan olehnya. 'Mungkin sebagai pengalihan' Ya. Semestinya tidak. Dan lagipula,hal apa yang perlu dia alihkan? Pemikiran itu kembali menggangguinya ketika Eunji kemudian memasuki dapur setelah membanting pintu dengan cukup keras "Seohyun eonni!" "Ah,wae,eunji-a?" "Ikut aku!" "Kemana?" "Jangan bertanya. Lepaskan afron itu,lalu ikut denganku" * "Kenapa harus disini,Eunji?!" Seohyun menggeliat, mencoba melepaskan diri dari cengkraman tangan Eunji yang agak kencang. Tempat favorit Seohyun di kafe tersebut berubah menjadi tempat yang tidak ingin dia duduki begitu matanya mendapati sosok lain yang telah lebih duluan berada disana. "Sudahlah nanti kau juga akan..eoh,Luhan sunbae!" yang dipanggil kemudian menoleh, tersenyum tipis lalu dengan lembut menyapa "eoh, annyeong"
Tous Droits Réservés
#193
suho
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • 30 Days of Domestic Fluff
  • It's Always Been You✔️
  • Serendipity
  • GONE
  • MY BOS IS MY (HUSBAND)-(YIZHAN) (END)✔️
  • Problematic Boss ✔
  • SAME BUT DIFFERENT (Vkook/taekook)

"Kihyun!" Kihyun mengangkat wajahnya hingga pandangannya menemui sesosok pria bertubuh lebih tinggi darinya dengan perawakan atletis dan kulitnya yang sedikit kecokelatan sedang berusaha memotong steak di atas piringnya. Lekumnya terlihat naik-turun, menunjukkan betapa gugupnya ia saat ini. "Ya?" "Kau-" pria itu mengangkat wajahnya untuk menemui tatapan Kihyun, sudut bibirnya sedikit terangkat, ekspresinya tak lagi segugup sebelumnya. "Aku belum lama ini membeli sebuah apartemen kecil. Tak begitu mewah tapi layak untuk ditempati dua orang. Aku berencana menempatinya bersama orang yang paling berharga di hidupku." Senyuman terukir di wajah Kihyun, Kihyun mengerti arah pembicaraan Hyunwoo, pria yang saat ini sedang merogoh saku celananya, namun ia ingin Hyunwoo memperjelasnya. "Lalu?" "Tinggallah bersamaku." Hyunwoo membuka sebuah kotak kecil berwarna merah di hadapan Kihyun, kotak itu menampilkan dua buah cincin dengan sebuah berlian kecil di tengahnya. "Bodoh!" "Huh?" "Bagaimana bisa aku bilang tidak ketika kau saja tak memberiku pertanyaan." Hyunwoo tergelak mendengar ucapan Kihyun, ia beranjak dan berjalan memutar mendekati Kihyun. Memasangkan salah satu cincin yang ukurannya lebih kecil di jari manis Kihyun dengan posisi berlutut di sisi kiri Kihyun. "Kau tahu kau bisa selalu menolaknya jika kau mau," Kihyun memukul ringan lengan atas Hyunwoo, "I love you." Hyunwoo memandang Kihyun dengan lembut, sorot matanya jelas menunjukkan betapa ia memuja sosok yang ada di hadapannya saat ini. "Love you more."

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu