Story cover for Feel Hard  by Akiphylia
Feel Hard
  • WpView
    Reads 2,876
  • WpVote
    Votes 232
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 2,876
  • WpVote
    Votes 232
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Jan 30, 2016
Betapa sulit ketika cinta itu mulai tumbuh...
Betapa sulit ketika cinta itu mulai menuntut...
Dan
Betapa menyulitkan ketika aku sadar bahwa aku bisa atau tidak sama sekali memiliki tempat di hatimu...
...
Baru saja menyelesaikan pendidikan strata satunya,kini Seo Joo Hyun harus disibukkan dengan rutinitas di toko kue yang dirintis sang sepupu,Jung Sooyeon. Meski cukup melelahkan,akibat banjir pesanan,Seo Joo Hyun bahkan masih terlihat akan menikmati kesibukannya sampai datang Jung Eunji--adik kedua Sooyeon--dan memperingatinya. Namun,terkadang,pertanyaan yang terus berkelabat dikepalanya seringkali masih menggangguinya--walaupun imbasnya tidak sampai pada hasil kerjanya.
  'Bukannya kau sudah memiliki tunangan yang mapan dan sudah menyelesaikan kuliahmu,Seo-a? Apalagi hal yang kau cari,ketika kau dapatkan apa  yang para gadis seoul dambakan?'
Terus terang,bahkan ketika mendiskusikan ini dengan Sooyeon--yang notabene lebih tua darinya--Seohyun tak menemukan jawaban. Sekalipun dengan mencoba mengingat bayang Joonmyun. Tidak sama sekali.
Namun,belakangan... Ingatan masa lalu,yang perlahan muncul ke permukaan,memunculkan satu hipotesa yang mungkin seharusnya tidak terpikirkan olehnya.
 'Mungkin sebagai pengalihan'
Ya. Semestinya tidak. Dan lagipula,hal apa yang perlu dia alihkan? 
Pemikiran itu kembali menggangguinya ketika Eunji kemudian memasuki dapur setelah membanting pintu dengan cukup keras "Seohyun eonni!"
"Ah,wae,eunji-a?"
"Ikut aku!"
"Kemana?"
"Jangan bertanya. Lepaskan afron itu,lalu ikut denganku"
*
"Kenapa harus disini,Eunji?!" Seohyun menggeliat, mencoba melepaskan diri dari cengkraman tangan Eunji yang agak kencang. Tempat favorit Seohyun di kafe tersebut berubah menjadi tempat yang tidak ingin dia duduki begitu matanya mendapati sosok lain yang telah lebih duluan berada disana.
"Sudahlah nanti kau juga akan..eoh,Luhan sunbae!" 
yang dipanggil kemudian menoleh, tersenyum tipis lalu dengan lembut menyapa "eoh, annyeong"
All Rights Reserved
Sign up to add Feel Hard to your library and receive updates
or
#714snsd
Content Guidelines
You may also like
𝐑𝐞𝐮𝐧𝐢𝐭𝐞𝐝 𝐖𝐢𝐭𝐡 𝐓𝐡𝐞 𝐏𝐚𝐬𝐭 (𝖳𝖺𝖾𝗄𝗈𝗈𝗄-𝖦𝗌).  by ZrhasthoffiyaNess
14 parts Ongoing
Slow_up. Menceritakan seorang wanita sederhana yang tinggal di busan dan sekarang pindah ke Seoul karna harus mencari pekerjaan ia adalah Jeon Jungkook wanita lugu, baik hati dan dermawan, dia pergi ke Seoul dengan sepupu dan sahabat nya yaitu nayeon, Yoongi dan Seokjin. Skip . . . . . sekarang mereka berada di sebuah cafe -Sweet Bunny- milik kim Seokjin sepupu jungkok, dia bekerja di sana karna kebetulan cafe tersebut membutuhkan pelayan dan gajinya juga lumayan, tanpa menyia-nyiakan kesempatan emas itu jungkook pun menerima tawaran tersebut. Saat jungkok sedang jalan jalan ke taman bersama nayeon dia tidak sengaja bertemu dengan masalalunya bersama seorang wanita yang pernah hadir di hidupnya dulu, mereka berpisah karna ada kesalahan pahaman, di antara mereka ada yang berkhianat dan mengingkari janji yang mereka buat dulu sebelum berpisah. -Flashback- "Kookie apa kau tau kenapa bulan dan bintang selalu bersama?" ucap lelaki tampan itu "Tidak tau, memangnya kenapa?" ucapnya "Karena mereka di takdirkan untuk selalu bersama, seperti kau dan aku yang ditakdirkan untuk selalu bersama selamanya" jelas lelaki itu. Kookie yang mendengarnya pun tersipu malu dan menduselkan wajahnya ke dalam dada bidang lelaki tampan itu. Lelaki tampan yang melihat itu pun tertawa pelan. "Sayang berjanjilah padaku untuk bersama selamanya sampai maut memisahkan kita, dan jikalau suatu saat nanti aku mengingkari janji ku tolong bencilah aku" ucap lelaki tampan itu. Kookie yang mendengar itu pun menganggukan kepalanya. . . . . . Bagaimana ceritanya selanjutnya silakan baca saja. semoga suka kalau tidak suka juga tak apa apa. -Happy reading- ©_Niniss'>
It's Always Been You✔️  by WinterAurora00
44 parts Complete
Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?
Don't Talk About Money by catheryn99
55 parts Complete
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
30 Days of Domestic Fluff by Sugar514
14 parts Complete Mature
"Kihyun!" Kihyun mengangkat wajahnya hingga pandangannya menemui sesosok pria bertubuh lebih tinggi darinya dengan perawakan atletis dan kulitnya yang sedikit kecokelatan sedang berusaha memotong steak di atas piringnya. Lekumnya terlihat naik-turun, menunjukkan betapa gugupnya ia saat ini. "Ya?" "Kau-" pria itu mengangkat wajahnya untuk menemui tatapan Kihyun, sudut bibirnya sedikit terangkat, ekspresinya tak lagi segugup sebelumnya. "Aku belum lama ini membeli sebuah apartemen kecil. Tak begitu mewah tapi layak untuk ditempati dua orang. Aku berencana menempatinya bersama orang yang paling berharga di hidupku." Senyuman terukir di wajah Kihyun, Kihyun mengerti arah pembicaraan Hyunwoo, pria yang saat ini sedang merogoh saku celananya, namun ia ingin Hyunwoo memperjelasnya. "Lalu?" "Tinggallah bersamaku." Hyunwoo membuka sebuah kotak kecil berwarna merah di hadapan Kihyun, kotak itu menampilkan dua buah cincin dengan sebuah berlian kecil di tengahnya. "Bodoh!" "Huh?" "Bagaimana bisa aku bilang tidak ketika kau saja tak memberiku pertanyaan." Hyunwoo tergelak mendengar ucapan Kihyun, ia beranjak dan berjalan memutar mendekati Kihyun. Memasangkan salah satu cincin yang ukurannya lebih kecil di jari manis Kihyun dengan posisi berlutut di sisi kiri Kihyun. "Kau tahu kau bisa selalu menolaknya jika kau mau," Kihyun memukul ringan lengan atas Hyunwoo, "I love you." Hyunwoo memandang Kihyun dengan lembut, sorot matanya jelas menunjukkan betapa ia memuja sosok yang ada di hadapannya saat ini. "Love you more."
You may also like
Slide 1 of 9
𝐑𝐞𝐮𝐧𝐢𝐭𝐞𝐝 𝐖𝐢𝐭𝐡 𝐓𝐡𝐞 𝐏𝐚𝐬𝐭 (𝖳𝖺𝖾𝗄𝗈𝗈𝗄-𝖦𝗌).  cover
JUST BE MINE cover
It's Always Been You✔️  cover
Don't Talk About Money cover
GONE cover
FADING IN YOUR ARM [YEOJONG] cover
30 Days of Domestic Fluff cover
Our Sunset | Yeonseok x Soobin cover
Dare To Love 2 cover

𝐑𝐞𝐮𝐧𝐢𝐭𝐞𝐝 𝐖𝐢𝐭𝐡 𝐓𝐡𝐞 𝐏𝐚𝐬𝐭 (𝖳𝖺𝖾𝗄𝗈𝗈𝗄-𝖦𝗌).

14 parts Ongoing

Slow_up. Menceritakan seorang wanita sederhana yang tinggal di busan dan sekarang pindah ke Seoul karna harus mencari pekerjaan ia adalah Jeon Jungkook wanita lugu, baik hati dan dermawan, dia pergi ke Seoul dengan sepupu dan sahabat nya yaitu nayeon, Yoongi dan Seokjin. Skip . . . . . sekarang mereka berada di sebuah cafe -Sweet Bunny- milik kim Seokjin sepupu jungkok, dia bekerja di sana karna kebetulan cafe tersebut membutuhkan pelayan dan gajinya juga lumayan, tanpa menyia-nyiakan kesempatan emas itu jungkook pun menerima tawaran tersebut. Saat jungkok sedang jalan jalan ke taman bersama nayeon dia tidak sengaja bertemu dengan masalalunya bersama seorang wanita yang pernah hadir di hidupnya dulu, mereka berpisah karna ada kesalahan pahaman, di antara mereka ada yang berkhianat dan mengingkari janji yang mereka buat dulu sebelum berpisah. -Flashback- "Kookie apa kau tau kenapa bulan dan bintang selalu bersama?" ucap lelaki tampan itu "Tidak tau, memangnya kenapa?" ucapnya "Karena mereka di takdirkan untuk selalu bersama, seperti kau dan aku yang ditakdirkan untuk selalu bersama selamanya" jelas lelaki itu. Kookie yang mendengarnya pun tersipu malu dan menduselkan wajahnya ke dalam dada bidang lelaki tampan itu. Lelaki tampan yang melihat itu pun tertawa pelan. "Sayang berjanjilah padaku untuk bersama selamanya sampai maut memisahkan kita, dan jikalau suatu saat nanti aku mengingkari janji ku tolong bencilah aku" ucap lelaki tampan itu. Kookie yang mendengar itu pun menganggukan kepalanya. . . . . . Bagaimana ceritanya selanjutnya silakan baca saja. semoga suka kalau tidak suka juga tak apa apa. -Happy reading- ©_Niniss'>