Story cover for The Sirius Boy by ElviraLindaS
The Sirius Boy
  • WpView
    Leituras 450
  • WpVote
    Votos 44
  • WpPart
    Capítulos 8
  • WpView
    Leituras 450
  • WpVote
    Votos 44
  • WpPart
    Capítulos 8
Em andamento, Primeira publicação em jan 30, 2016
Ikut Olimpiade Astronomi? Astaga, keinginan macam apa itu?

Itu yang terlintas dalam benak Frisca saat terlanjur menyanggupi permintaan gurunya. Satu minggu ke depan, ia harus memaksa dirinya belajar sekuat mungkin. 
Syukur syukur kalau belajar sendiri, ini harus sama makhluk paling kaku seangkatan!
Namanya Nadine, makhluk yang katanya Frisca punya ekspresi paling dingin melebihi kutub utara. Ketua Olimpiade Astronomi, dan masuk dalam deretan orang pintar di SMA-nya
Masuknya Frisca dalam klub olimpiade tersebut mulai memunculkan konflik-konflik kecil bagi keduanya.
Tapi siapa sangka kalau Olimpiade itu memberi keajaiban baru bagi Frisca. Ada seseorang yang bisa membuatnya melupakan Daniel.

Daniel?

Sudahlah, Frisca harus melupakannya. Daniel sudah memiliki Silvi, atau setidaknya Silvi yang merebut Daniel dari Frisca dan memilikinya. 
Walau kenyataannya Frisca selalu bertanya mengapa sahabatnya itu tega merebut Daniel?
Sebenarnya, semuanya sudah baik-baik saja ketika Frisca mengikuti Olimpiade itu di luar kota. Ia merelakan Daniel, dan semuanya yang menyangkut Daniel. Termasuk Silvi
Lalu, ketika Frisca sudah kembali pulang, mengapa tiba-tiba Silvi menjauh dan Daniel berusaha mendekatinya?

Apa ada yang salah diantara mereka? Ataukah ada seseorang dibalik semuanya?
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar The Sirius Boy à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
My Love Ketos✔  [SUDAH TERBIT], de ChelsaAprilia2
36 capítulos Concluída
Buku Novel Ini sudah tersedia di Tokopedia dan Bukalapak. ________________________________________________ [FOLLOW DULU BARU BACA!] Daniel Dewantara, ketua osis paling dingin disekolahnya. SMA DHARMA BAKTI merupakan tempat ia bertemu dengan siswi paling hiperaktif, dan super ceria seperti Anattha salsabila. Sejak pulang bareng dengan Daniel, Ana merasakan jantung berdegub kencang dan begitu juga dengan Daniel. Hari- hari berlalu dengan begitu cepat hingga benih cinta pun bermulai. Disuatu saat Daniel menyatakan perasaannya kepada Ana dihadapan semua siswa siswi dan bapak ibu guru di aula sekolahnya. Daniel sempat membuat Ana tersipu malu karena perbuatannya. Tetapi, ada yang tidak menyukai hubungan mereka berdua. orang tersebut menghalalkan segala cara untuk merusak hubungan Daniel dengan Ana. Pada suatu ketika, tepat dihari ulang tahun Ana. Ia berharap bahwa besok adalah hari terindah dalam hidupnya. Sayangnya, kenyataan enggak seindah hipotesis. Dihari ulang tahunnya ia malah mendapatkan kejadian yang tidak ia inginkan. Kisah cinta mereka tidak berjalan begitu mulus, banyak halangan dan rintangan yang harus mereka hadapi. Beberapa halangan dan rintangannya adanya orang ketiga dan hubungan jarak jauh yaitu Long Distance Relationship (LDR). Sanggupkah Daniel dan Ana menghadapinya? (Please don't copy my story) 12 Juni 2019 Copyright, ChelsaAprilia # 4 in fiksisma - 21 Februari 2021 # 5 in fiksisma - 11 Februari 2021
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Misi Kalisa (End) cover
RADDAR💑 cover
MY TEACHER IS MY HUSBAND ( COMPLETE ) cover
STRICT cover
PANGERAN STEVEN (REVISI) cover
To Choose an Enemy (End) cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
Langit Malam Bersamamu cover
My Love Ketos✔  [SUDAH TERBIT] cover
DLS [ 2 ] Ansellina  cover

Misi Kalisa (End)

47 capítulos Concluída

"Ngapain lo!" Suara seseorang menyadarkanku, membuatku berbalik lalu menatapnya intens. Cowok belagu lagi. "Menurut lo, gue ngapain disini?" Ucapku setelah satu detik mencoba setenang mungkin. Dia menatap langit langit perpustakaan. Lalu menatapku kembali. "Lo ngadem kan," ucapnya dingin. Dia bukan bertanya, lebih tepatnya nuduh. "Sotoy banget lo!" Ucapku ketus tapi masih kategori pelan. "Aneh aja. Cewek kaya lo meluangkan waktu di perpus, apalagi sekarang nyari buku di rak matematika," ucapnya datar. "Emang kenapa?" Sahutku mulai kebawa emosi. Dia tersenyum miring. "Nggak pantes!" Ucapnya sambil mengeja. Lalu meninggalkanku dengan tersenyum devil. "Kenzo," panggilku berhasil membuatnya menoleh. Risih banget pertama kali manggil namanya. "Keren doang ya muka lo, tapi mulut lo busuk!" Mampus lo! Sakit hati sakit hati lo. Bodo amat dah. "Jadi gue keren?" "What?" Aku shock mendengarnya. "Thanks ya," ucapnya tersenyum sekilas sebelum benar benar meninggalkanku.