FROZEN HEART

FROZEN HEART

  • WpView
    Membaca 586,387
  • WpVote
    Vote 17,713
  • WpPart
    Bab 61
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Des 24, 2017
WpInfo
Fiksi
Romansa
♥Sejak usia 12 tahun d tinggal sang ibu utk selamanya membuat dunia gadis cantik ini runtuh seketika dan d tambah sejak ayahnya menikah lagi hdup Mila benar2 hncur, ia d usir dri rumah dan tinggal d panti asuhan. Kehidupan keras yg ia alami membuat Mila mnjadi pribadi yg tangguh, kuat dan brhati dingin mskipun dmikian Mila adalah dokter yg sukses ia mengabdikan hdupnya utk menolong org2 yg tidak mampu dan juga membantu membiayai panti asuhan tmpatnya d besarkan. ♥Hdupnya brubah sejak ia d pindahkan bekerja d sbuah RS trnama dan brtemu dgn seorg CEO yg mnyebalkan yg slalu mngganggunya dan memaksakan keinginnanya pd Mila, sbrapa kuat pun pria tmpan itu mncoba mngambil htinya smakin tebal dan kuat juga tembok yg d bangun Mila utk membentengi htinya, bagi Mila smua pria sma saja mreka akan trus mengejarmu smpai mreka mndapatkan apa yg mreka mau tp stelah mreka brhasil dan merasa bosan kau akan d buang k jalanan sperti sampah. ♥Kevin Julio ada seorg CEO d sbuah RS ternama, memiliki wajah yg sangat tampan, brtubuh atletis, hdup d kluarga yg brlimpah ksih sayang dan memiliki sgalanya membuat ia mnjadi sosok yg sgt arogan dan trkadang slalu brtindak seenaknya. Byk wanita yg terjerat krna ketampanannya tp tak satu pun dri wanita2 itu yg bsa membuatnya nyaman namun smuanya brubah saat ia brtemu dgn seorang wanita d pesta yg RS mreka adakan, gadis itu bgitu menawan dan lgsung menarik perhatiannya tp syang wanita itu sma skli tdk trpengaruh dgn pesona yg ia tawarkan dan Kevin pun brsumpah demi apapun ia akan mnjadikan wanita itu miliknya. ♥apa yg akan terjadi ? Mampukan Mila memaafkan msa lalunya, mampukah Kevin merubah Mila mnjadi sosok yg hangat, apakah Mila akan mendapatkan kebahagian yg ia inginkan ?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#457
mila
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Love Is You (Tamat)
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Trauma
  • The Resident (Cabaca)
  • The Kwons: Life, Love, And Ghosts
  • Eh, bu Dokter (TAMAT)
  • Self Injury's(complete)✔
  • Be My Medicine [REVISI]
  • You Are my SOULMATE

Gadis pertama berdiri tegang melihat gadis kedua terduduk lemah di atas kursi roda. Wajah gadis kedua pucat. Ada kesakitan yang merayap di wajah gadis itu. Namun dia berusaha menyembunyikannya dengan memalingkan wajah. Gadis pertama masih shock sejak di IGD tadi dokter jaga menjelaskan bahwa kandungan gadis kedua tidak bisa dipertahankan lagi akibat perdarahan yang dialaminya. Gadis kedua hamil? Gadis kedua mengandung sebuah janin? Siapa... siapa yang melakukannya? Pertanyaan-pertanyaan itu muncul di kepala gadis pertama. Semua kebingungan dan kepanikan bercampur menjadi satu. Tidak tahu harus berkata apa. Tidak mengerti harus bertanya apa. Dia hanya diam membeku seperti orang bodoh. Tapi tatkala melihat raut wajah gadis kedua, gadis pertama tidak ingin bertanya apa-apa lagi. Apalagi ketika melihat gadis kedua menekuk perutnya karena sakit saat diminta berbaring di sebuah ranjang ginekologi, gadis pertama merasa iba. Belum hilang kebingungan mereka, pertanyaan seorang perawat malah membuat keadaan semakin menegangkan. "Di mana suaminya?" tanya perawat itu dengan suara datar. Sepertinya perawat itu sudah bisa mengira apa yang terjadi ketika ada seorang pasien yang datang bersama teman-temannya. Bukan keluarganya. Gadis pertama memandang gadis ketiga yang sedang berdiri di sudut ruangan. Gadis ketiga pun terdiam membeku tidak menjawab sepatah kata pun. Tapi matanya meredup lalu menundukkan kepalanya. Siapa suami gadis kedua? Menikah pun dia belum! Lalu sebuah suara lelaki menyentakkan mereka. Spontan mereka menoleh dan terkaget-kaget melihat siapa lelaki itu. "Saya suaminya." Bersamaan gadis pertama dan gadis ketiga melihat gadis kedua dengan ketegangan yang memuncak. Seolah menanyakan kebenaran jawaban lelaki itu. Tapi sayangnya gadis kedua memilih untuk berpaling. Lalu setetes air mata membasahi pipi gadis kedua. Melihat air mata itu, gadis pertama tidak perlu lagi bertanya. Dia sudah mengerti semuanya. Lalu tiba-tiba hatinya terasa sakit. Amat sakit.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan