And I Choose You

And I Choose You

  • WpView
    Reads 637
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 8, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Tatapan mata orang itu menyejukkan hatiku. Senyumnya yang manis. Wajahnya yang rupawan. Walau terkadang gaya dan penampilannya terlihat seperti seorang berandalan. I don't Care. Yang terpenting aku menyukainya. "Gue suka sama elo" Ucapnya terdengar seperti gumaman Jantungku berdetak begitu cepat, bak orang yang telah lari marathon 5 keliling. "A-Aku?" Tanyaku kikuk-Takutnya hanya gurauan semata. "Iyaaaa Oneng" Ucapnya kini mengacak acak rambutku. Blush. Aku tak berani menatapnya. Suasana yang tadinya hening seketika pecah dengan derai tawa yang dikeluarkan oleh seorang Aldrik Keenan Pratama. "Jadi. Luvita Felixia Indarwan maukah kamu, menjadi seseorang yang menempati hati seorang Aldrik yang kosong ini?" Jelasnya Kini posisinya berhadapan denganku, refleks, lalu dia memegang kedua tanganku dengan lembut. Deg! Aku membatu. - - - - - Februari 2016
All Rights Reserved
#301
ceritaanaksma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • Just Remembrance!
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • My Little Monster - Completed
  • Amor Almira
  • My Duchess / End
  • Ayesha Transmigration
  • ALEYA~~
  • They Don't Know About Me!!!

Ketika sedang asyik menonton konser dan teringat akan tas jingjing kecil yang dibawa raib dari tangan, seketika itupula sosok di samping menjadi tertuduh. Adu mulutpun terjadi sehingga memancing semua orang menyaksikan, eh ternyata tas yang dicari tepat berada di bawah kaki gadis itu. Detik selanjutnya gadis itu tersenyum kaku dan kabur seketika itu pula karena merasa amat malu. Dan siapa sangka sosok yang dituduhnya telah mencuri tasnya itu satu kampus walau beda jurusan dengannya. Yang paling menyebalkan sosok itu ternyata preman kampus, bodohnya dia tak mengenali. Bagaimana caranya kabur saat tak sengaja bertemu dengannya? Dan bagaimana caranya menghindar ketika sosok itu mulai penasaran bahkan jatuh cinta padanya, bahkan memaksanya untuk mencintai balik? "Enggak, lo itu gak suka sama gwe, elo cuma mau bales dendam kan gara-gara gwe tuduh nyopet?" Teriak gadis itu "Kita liat saja nanti" sosok itu memperlihatkan senyum misteriusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines