We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Waiting
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 6, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Menunggu memang bukan hal yang menyenangkan.Sama seperti yang di rasakan Ratih saat ini.Ia menyukai seseorang.Lebih tepat nya anak hits di sekolah nya.Kini ia menunggu agar seseorang itu juga mencintai nya. Mungkin kah? Janji memang harus di tepati.Tapi bagaimana jika kita melanggar janji kita sendiri?Sama hal nya dengan Reno.Remaja yang kini menjadi kakak kelas di sma nya berjanji agar tidak jatuh cinta sebelum ia bisa menggapai cita cita nya.Tetapi ia kini meresakan sesuatu yang berbeda dalam hidup nya.Ia jatuh cinta.Kira kita apa yang harus ia pilih cinta atau mimpi nya? NB: Maaf ya,ini sebener nya pengganti cerita As long as you love me.Aku kurang yakin sama cerita ku yang itu.Maksud nya alur cerita nya.Jadi aku ganti sama ini hehe maaf.Tapi cerita nya hampir sama.Soal nya aku mau nyeritain kisah nyata ku.Sekalian curcol wkwk.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • BALANCE (Lengkap)
  • DikaRanggi
  • When his name is
  • Random Story
  • DANDELION
  • RAHSYA UNTUK NAURA

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines