IMMORTAL SUICIDE : the next victim

IMMORTAL SUICIDE : the next victim

  • WpView
    Reads 1,103
  • WpVote
    Votes 144
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 2, 2016
Was Inside The Case.. Gadis itu sudah diikuti oleh seorang misterius yang akan segera berlanjut ke korban selanjutnya. "Kau mencari sesuatu?" Orang misterius itu membuatku terkejut ketika ia menepuk pundakku. "Uh ya... aku mencari buku sejarah Pak." Aku tak tahu harus memanggilnya apa selain 'Pak', karena memang wajahnya terlihat sudah tua, namun masih terlihat sehat. Dan kacamata yang bertengger di batang hidungnya membuat ia terlihat cerdas. "Right this way" Ucapnya. Walaupun ia terlihat cerdas dan sudah tua, ada keganjilan yang terpancar pada tatapan matanya. semakin kau melihatnya semakin kau tahu semuanya, selamat membaca. (discontinued) ps. vote for more! [fiction, inspired from a movie. with gifs and photos]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MIRROR | Jay ✓
  • Serenity
  • PacarkuPshycopath (TAMAT)
  • PCS #1 : Crows
  • Dark side ☠h.s [REVISI]
  • Senja Di Kegelapan Malam [HIATUS]
  • The Heart of a Beast (COMPLETED)
  • No Name

Nyatanya di dunia, secerah apapun orang tetap akan ada sisi gelapnya. Sepertinya Dewa, laki-laki yang mempunyai dua kepribadian yang berbeda. Sisi yang hangat, dan sisi kejam. Dewa yang dikenal manis, hangat, dan berteman dengan siapapun. Siapa yang menyangka jika ada sisi kejam dan gelap dari laki-laki itu? Bahkan Dewa tidak segan-segan membunuh siapapun yang menghalanginya. Sampai seseorang di dalam cermin itu bertemu dengannya dalam ketidak sengajaan, dan mendadak merubah semua alur hidupnya. "Kamu bunuh kucing itu? Kenapa?!" "Berisik!" "Tapi kan kasihan! Dia ga salah apa-apa!!" "Diem atau nasib lo kayak dia?" "Aku nyesel ketemu kamu. Mending hidup di cermin, biarin hambar dari pada hidup di dunia, tapi sama psikopat gila!" "Lo maju selangkah masuk cermin, gua pastiin kepala sama tubuh lo kepisah" ..... Dunia ini benar-benar gelap atau hanya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines