Benci (benar-benar cinta mati)

Benci (benar-benar cinta mati)

  • WpView
    Reads 5,736
  • WpVote
    Votes 266
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 1, 2018
prolog ini ceritaku yang pertama ku publish. Masukan kalian sangat membantu. Mohon bimbingannya !!!. Saat aku terbangun di pagi hari, aku merasa ada yang aneh. Dan saat ku lihat celana yang ku pakai sudah di penuhi darah. OH MY GOOD... aku benar-benar kaget,,,,, jangan-jangang??? (pikiranku mulai memikirkan yang tidak-tidak) "Reinnala Dimitry Queensha" Saat aku sedang menikmati tidurku. tiba-tiba aku mendengar suara orang berteriak sangat keras. Dan hal itu sangat berisik hingga menggangguku. Huft pagi ini benar benar Bitch... Gadis kecil itu benar-benar seorang pengganggu !!! (umpatku) "Reland Devlein Doughlas" "AKU BENCI KETIKA KENANGAN DATANG TANPA PERMISI"
All Rights Reserved
#41
watty2016
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yesterday Lies
  • 14. Ganteng tapi Nyebelin! (Ganteng tapi Udik 2) / END
  • Vendetta [Selesai]
  • My Destiny✔️ (Sudah Terbit)
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • RANDOM COUPLE [END]
  • Layla House
  • Possessive Badboy [END]
  • Dosen ku, Cinta ku (Ending) Proses Revisi
  • After Second Marriage(Completed)

Dia bersikap seolah aku adalah miliknya sejak kami SMA, Bahkan setelah bertahun - tahun kami tak bertemu. Dia selalu menganggap uang dapat membeli kebahagaiaanku. Dia selalu.. memberiku uang tanpa kuminta, agar aku tetap bersamanya. Setelah apa yang telah kulakukan dahulu..cinta, tubuh, dan waktuku.. ia melakukan hal terburuk yang pernah kualami sepanjang hidupku. Hanya karena ia Kaya. " Kau yang melakukannya bukan!!? Kecelakaan Ibuku, Hutang itu, dan Beasiswaku!! " "... " Ia hanya menatapku dingin tak bergeming dengan pukulan keras tanganku di dadanya. Menangispun tak membuatnya bersimpati padaku. " Bagaimana bisa kau melakukannya padaku?!. " " Pikirkan tawaranku sebelumnya. " Ia berjalan pergi, melemparkan sebuah kartu nama ke wajahku, bertuliskan sebuah alamat jelas terpampang. A. K Residence. Tempat yang menyimpan luka tak berujung dalam dadaku . Kenangan indah itu, omong kosong. "Jika aku tahu kau seperti ini! Aku takkan pernah mau terlibat denganmu sejak awal!! kau menghancurkan hidupku, harapanku, mimpiku! " Menangis sendirian, ketika ia pergi melangkah tak membalikan tubuhnya untuk sekali saja, melihatku tak berdaya terduduk di lantai. ~~~~~~~~~~~~~~ Genre Angst . Enjoy!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines