Story cover for Coffee, Cake, And Cafe by YuliAsriFa21_
Coffee, Cake, And Cafe
  • WpView
    Reads 269
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 269
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Feb 01, 2016
Coffee, Minuman terfavorit nomor 3 di dunia setelah Air Putih dan Teh ini kini mulai digandrungi banyak orang. Latte, Cappuccino, Mocha, Arabica, Luwak dan banyak lagi dapat kau tanyakan pada seseorang yang nanti akan membuatmu mengerti apa makna kopi sebenarnya.

Cake, Makanan yang digemari seluruh orang di dunia. Katakan siapa yang tak menyukainya. Kan ku antarkan dia ke Harmony Cake's. Segala kenikamatan dan kebahagian kan kau temui. Disini kau kan mengetahui apa arti cake sebenarnya.

Cafe, tempat yang dapat merilekskan tubuhmu dari segenap kelelahan yang kau peroleh dari harimu. Semua dapat terjadi, dan semua akan terjadi di sini. Dan di sini kau akan tahu seperti apa cafe yang kau mau.

[Kalau tamat baru direvisi]
All Rights Reserved
Sign up to add Coffee, Cake, And Cafe to your library and receive updates
or
#11cake
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Inside You cover
Hazel's Café cover
My Barista Boy(Friend)  cover
Secangkir Kehangatan (END) cover
The Last Coffee cover
Caramel Macchiato cover
Coffee Break Time cover
Our Coffee (Completed) cover
Kamu dan Masa Lalu [Terbit Ebook] cover
Cafein Love | JAKE enhypen [ END ] cover

Inside You

41 parts Complete

"Coba Atha tebak, apa yang jauh di mata tapi dekat di hati?" "Usus." "ATHAA!" ___ Begitulah Atha di mata Netha. Serius, dingin dan kaku. Jika Netha selalu mengejar Atha, maka Atha selalu mengejar uang. Jika Netha selalu mencintai kehadiran Atha, maka Atha selalu mencintai pelajaran hitung-hitungan. Jika Netha selalu berambisi mengejar untuk mendapatkan Atha, maka Atha selalu berambisi untuk mengejar cita-citanya. Netha dan Atha. Keduanya bagaikan langit dan bumi, Yin dan Yang serta air dan api. Sedikitpun tak ada celah bagi Netha untuk mendapatkan Atha dalam hidupnya, Atha yang selalu melihat ke depan, Atha yang selalu bergerak maju tanpa memerhatikan sekelilingnya membuat Netha harus mengejar sosok itu dengan cepat. Hingga pada akhirnya Netha berhasil menghadang jalan Atha, gadis itu menjulurkan tangan agar dapat berjalan bersama-sama namun ditepis dengan cepat oleh Atha. "Lo tahu? Rasa lo itu cuma sekedar ambisi buat ngedapatin gue. Gue enggak mau buang-buang waktu buat ngeladenin orang kayak lo." -Atha Adithya- "Kamu selalu jalan ke depan, natap ke depan, buru-buru tanpa mencoba menikmati setiap momen di samping kamu. Memangnya di depan ada apaan sih?" -Netha Fanindita-