Story cover for Mawar by PutriyanaSitumorang
Mawar
  • WpView
    Reads 2,973
  • WpVote
    Votes 194
  • WpPart
    Parts 34
  • WpView
    Reads 2,973
  • WpVote
    Votes 194
  • WpPart
    Parts 34
Complete, First published Feb 01, 2016
Bagaimana seorang perempuan manis yang cantik di umurnya yang masih mau menginjak 15 tahun, dan selama hidupnya tidak pernah merasakan kasih sayang sang ibu?

Ia hanya memiliki satu harapan yang membuatny dapat terus bertahan adalah  Ody adik tersayangnya. Betapa besar kasih sayang Anif pada Ody yang tak terhingga. Jika semua itu adalah harapan satu satunya, ia akan berusaha untuk terus hidup walau perbedaan yang terus ia terima dari sang ibu.

Tapi ibu ketahuilah satu hal, walau kau sangat membenci kehadiranku. Aku justru sangat mencintaimu sepenuh hatiku. 
Buatmu Fino, kita hanya teman selamanya, aku sayang padamu akan sebatas teman. Kita akan menjadi teman selamanya, dan aku akan merindukanmu
All Rights Reserved
Sign up to add Mawar to your library and receive updates
or
#7grace
Content Guidelines
You may also like
Di Pertemukan  by calistazyay
14 parts Ongoing
Hidup bukan tentang seberapa cepat kita sembuh, tapi tentang seberapa tulus kita memilih untuk terus melangkah, meski dalam keadaan belum pulih sepenuhnya. Caca bukan gadis yang sempurna-dan ia tidak sedang berusaha untuk menjadi satu. Ia hanya ingin belajar berdamai dengan masa lalu, dengan dirinya, dan dengan dunia yang dulu terasa terlalu bising untuk hatinya yang rapuh. Selama bertahun-tahun, ia hidup dalam ketakutan yang tak bisa ia ungkapkan. Ia menyimpan amarah, kecewa, dan keraguan pada dirinya sendiri. Tapi pelan-pelan, langkah kecilnya membawanya keluar dari gelap yang lama membungkusnya. Bukan karena semua rasa sakit itu tiba-tiba hilang, tapi karena kini ia tahu bahwa ia tidak sendiri. Melalui kegiatan OSIS, ia belajar suara dirinya juga berharga. Lewat pengalaman volunteer, ia tahu bahwa memberi bukan soal mampu atau tidak, tapi tentang peduli. Dan lewat kehadiran Aji, ia mulai memahami bahwa ia layak dicintai-tanpa syarat, tanpa harus menjadi orang lain. Caca mungkin tidak akan pernah benar-benar melupakan luka yang dulu, tapi kini ia tidak lagi membiarkan luka itu mengatur jalan hidupnya. Ia menoleh ke belakang bukan untuk tenggelam dalam kenangan, tapi untuk mengingat betapa jauh ia sudah melangkah. Ia bukan lagi gadis kecil yang hanya bisa diam saat disakiti-ia telah menjadi pribadi yang tahu cara mencintai, terutama mencintai dirinya sendiri. Pada akhirnya, DiPertemukan bukan sekadar cerita tentang cinta antara dua orang. Ini adalah kisah tentang pertemuan-pertemuan yang membawa makna. Pertemuan dengan teman baru, pengalaman baru, dan yang paling penting-pertemuan dengan jati diri yang selama ini tersembunyi. Caca tidak diselamatkan oleh siapa pun. Ia memilih untuk menyelamatkan dirinya sendiri... dan itu adalah bentuk keberanian yang paling indah. Penulis Calista Maulidina Syofyan
You may also like
Slide 1 of 10
BHS cover
Impossible Love (Terbit) cover
RESONANCE | (JKT48 Gen 12) cover
Keluarga? cover
TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)  cover
Silent Scars | Orine cover
Me You And Our Children (ONDAH)  cover
anugrah terindah (end) [before takdir indah] cover
Kamu Yang Terindah ( ORINE ) -END cover
Di Pertemukan  cover

BHS

19 parts Complete

"Setiap manusia pasti punya kecewanya masing-masing, maka hal besar yang wajib dihindari adalah dengan tidak menaruh harapan pada manusia lainnya". "Paham kan sama apa yang Oma bicarakan nduk, le ?". "Rio sih paham Oma, tapi sedikit hehe" sementara Disa hanya mengerjapkan matanya ketika berusaha mencerna nasihat yang Oma nya berikan. "Emmm kalo sekarang sih Disa gak paham Oma, tapi kalo besok besok aja pahamnya gak apa-apa kan ? Disa kan masih kecil Oma, belum pintar kayak bang Rio" "Halah Disa mah pahamnya cuma eskrim mochi Oma, kalo yang kayak ginian otaknya gak bakalan nyampe" "Bang Rio apaan sih, kan emang aku masih kecil mana ngerti yang begituan. Liat nih umur aku tuh masih 7 tahun". Disa menunjukkan jarinya tapi tidak sesuai dia bilang 7 tapi jari yang ditunjukkan ada 8 "Itu delapan peak". Rio hanya bisa memutar bola matanya jengah Oma yang melihat kedua cucunya pun hanya terkekeh "Iyaa kalian memang masih kecil, tapi kan tidak ada salahnya menerima nasihat dari Oma. Mumpung Oma masih ada". Setiap nasihat yang Oma nya berikan memang mengandung kalimat-kalimat bijak dan mungkin lebih cocok untuk orang yang lebih dewasa. Namun tidak menutup kemungkinan jika suatu saat cucunya yang masih kecil-kecil itu akan selalu mengingat nasihat yang diberikannya. Berharap pada manusia memang hal yang harus dihindari.