Story cover for 60 seconds by Mayalarasati
60 seconds
  • WpView
    Reads 1,449
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 1,449
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jun 10, 2013
Sejak kecil aku di vonis menderita Spinocerebellar Ataxia. Penyakit
ini menyerang otak kecil sehingga secara perlahan penderitanya akan mengalami gangguan
keseimbangan tubuh yang lambat laun menyebabkan kelumpuhan, kesulitan
berbicara, dan kesulitan menelan. Dan saat ini perlahan penyakit itu benar-benar mulai menggerogotiku,setelah tahun-tahun sebelumnya,tahun ini penyakit ini membuatku lumpuh. Kalian bisa lihat,aku menggunakan kursi roda sebagai kakiku.
Satu-satunya harapanku adalah untuk tetap hidup.
Untuk tetap bernafas.
All Rights Reserved
Sign up to add 60 seconds to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Embun Pagi by BagasYeni
12 parts Complete
Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.
You may also like
Slide 1 of 10
Dibalik pintu terkunci cover
I Was Born Sick [End] cover
Secrets  cover
Alunan Nada yang Hilang  cover
I Wanna Die Soon (Beginning)✔️ cover
Kavin cover
Why?? Kumpulan Cerpen✔ cover
Way to let you go cover
Embun Pagi cover
D&C cover

Dibalik pintu terkunci

26 parts Complete

Rumah yang tampak sempurna menyimpan rahasia gelap. Di balik senyum orang tuanya, Helen dan Max, tersembunyi kekejaman yang mengerikan. Gabriel, anak mereka, menjadi subjek eksperimen kejam di laboratorium rahasia rumah mereka. Setiap hari adalah perjuangan hidup dan mati, sebuah pertarungan melawan monster yang seharusnya menjadi pelindungnya. Ini kisah tentang neraka yang tersembunyi di balik tembok-tembok rumah, sebuah pertarungan antara cinta dan kekejaman, harapan dan keputusasaan. _______