Attendance is not forgotten

Attendance is not forgotten

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 15, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Lupa?hal yang pernah terjadi dalam hidupku tidak untuk dilupakan seiring dengan berjalannya waktu.Kamu yang sudah hadir disini dan pergi begitu saja seoalah aku bukan berarti apa-apa,jika kamu adalah sebuah pohon aku tidak ingin menjadi bunganya yang hanya bisa berguna untuk seseorang tapi aku ingin jadi daunya karena aku bisa lebih berguna bagi banyak orang bukan hanya kamu saja.Oke jika aku hanya tampat pelampiasan rasa sayangmu tapi jangan melampiaskan rasa sayangmu kepada sahabat-sahabtmu jadilah dirimu sendiri.Aku tau tuhan akan mempertemukan kita diwaktu yang akan datang jadi jangan pernah kamu katakan sampai jumpa katakanlah sampai ketemu lagi. Cieee yang penasaran sama ceritanya langsung aja baca. Keep Reading the stories guys.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay With Me
  • "EGRES"
  • between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~
  • NOCEUR: LIGHTS
  • [END] Blind Rainbow
  • All The Small Thing
  • STUDY GROUP - KOS MAMI IDA - END
  • Why Stay Away?
  • Blood Love Story
  • Secret Love Story "Unspeakable Love" (Complete)

bukan aku tak mencintaimu, melainkan aku sangat mencintaimu. aku sungguh tak mengira bahwa perasaan rindu ini menggelayut di sekujur tubuhku seperti candu yang meresap setiap makna yang tertuang dalam rasa. aku merindu dan sungguh mencintaimu Bara.. aku hanya tak menyangka jika kau diam-diam menelusup dan meretakkan dinding pertahananku, kau meruntuhkannya bahkan memberikan rasa yang membuat ku sungguh tak terkata. bahwa aku mencintai apa adanya pada dirimu, kau adalah lelaki menyebalkan yang pernah ku kenal, bahkan memberikan rasa sakit yang mebekas didalam kehidupanku. ingatkah dulu awal pertemuan kita, kau memanggil ku dengan ejekan dan aku mengacuhkan mu bahkan membiarkan semua yang kau lakukan kepadaku. kau memanggilku "sofia" si kutu dan si rajin. dan aku memanggilmu "Bara" cowok nyebelin bahkan cowok troublemaker . hingga kau memberikan setiap kisah-kisah di setiap kenangan. menjadi perasaan yang tumbuh dan memberikan sejuta rasa yang ter-urai menjadi cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines