Maaf Tuhan ( Revisi )

Maaf Tuhan ( Revisi )

  • WpView
    Reads 2,622
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 15, 2017
Ratusan siang,ratusan malam, dan ribuan bintang telah menemaniku, menemani indahnya malamku. Namun semua seolah sirna ketika kamu hadir. Cinta, ya Cinta. Dengan satu ungkapan kata tersebut kamu mampu mengganti ratusan siang,ratusan malam,dan ribuan bintang yang indah. Aku ingin bertanya pada dunia, ketika mereka berkata bahwa perbedaan itu sangat indah,perbedaan diciptakan untuk saling melengkapi, perbedaan membuat duniamu lebih berwarna. Tapi mengapa hal itu tidak berlaku untuk diriku? Kalau perbedaan itu memang sangat indah, disediakan Tuhan untuk kita berdua, namun mengapa sekarang tanganku hanya menggenggam angin kosong? Kalau perbedaan itu ada untuk saling melengkapi, kenapa hal tersebut malah memperlebar jarak antara kita? Dan, masih ingatkah kamu saat pertama kali Tuhan mempertemukan kita? Ketika perbedaan menjadi pijakan yang membuat kita semakin tertarik satu sama lain? Perasaan itu tiba-tiba tumbuh tanpa kusadari.
All Rights Reserved
#20
differentreligion
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Something Bout Love
  • PERBEDAAN
  • Aku, Kamu & Keyakinan {On Going}
  • SSS [1] Pengagum Langit ✔
  • Meaning Of Love (End)
  • Risalah Hati (ZeeSha) [END]
  • Regrets of Love
  • About Our Feeling
  • flashback~

Dua remaja. Dua keyakinan. Satu perasaan yang tumbuh diam-diam... lalu meledak diam-diam. Di balik tatapan mata yang saling mencari, ada rahasia yang tak bisa diucap. Di antara langkah-langkah mereka yang tampak biasa, ada jalan terjal yang tak terlihat oleh siapa pun. Ini bukan kisah cinta biasa. Jere dan Wulan dipertemukan oleh sesuatu yang tak bisa dijelaskan, namun dipisahkan oleh kenyataan yang terlalu jelas untuk diabaikan. Mereka mencoba melawan-kadang dengan keberanian, kadang hanya dengan harapan. Tapi semakin mereka mendekat, dunia seperti menarik mereka menjauh. Setiap pertemuan menyimpan luka tersembunyi. Setiap keputusan menyisakan jejak yang tak kasat mata. Mereka saling mencintai, tapi juga saling menyakiti... karena cinta mereka berjalan di tepi jurang yang rapuh. Dan yang paling misterius dari semuanya: Apakah perasaan itu nyata? Atau hanya bayangan dari sesuatu yang pernah mereka miliki-dan sudah lama pergi? Di balik setiap dialog, setiap diam, setiap janji yang tak pernah selesai diucapkan... ada teka-teki besar: Apakah cinta memang cukup untuk menyatukan dua jiwa yang ditakdirkan berbeda sejak awal? Atau justru cinta-lah yang akhirnya menghancurkan mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines