Revered Back - Does She Know? By nisbiebs

Revered Back - Does She Know? By nisbiebs

  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Feb 2, 2016
Keduanya tak bisa terpisahkan.. Jana yang punya obsesi yang aneh. Dan Dimi yang selalu setia disamping Jana yang penuh dengan ke absurd-an nya. Ketika sang waktu hendak menyuruh Dimi mengungkapkan segalanya, justru takdir lah yang mematahkan sumber bahagia nya. Di atas segala asa dan rasa sakitnya, nyatanya Dimi mencoba bangkit dan menguburnya dalam-dalam. semua demi Jana.
All Rights Reserved
#3
jana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caramel
  • Different [END]
  • "ASSALAAMUALAIKUM Habibati" _END_
  • CAKRAWALA
  • Fobia Jadi Cinta
  • [1] Dhiafakhri&Dzirafakhri [COMPLETED]
  • Ad Meliora || END✓
  • "diam-diam jatuh cinta"
  • YATF Reinata✓
  • Tolong Ajarkan Aku (END)
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

More details
WpActionLinkContent Guidelines