HATE A WEDDING

HATE A WEDDING

  • WpView
    Reads 282,285
  • WpVote
    Votes 3,439
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 17, 2013
Dia menikah hanya sebuah hutang yang tak mampu dilunasi oleh ibu tirinya yang jahat. dia disiksa sedemikian rupa, dia hidup dengan ketidak adilan, hatinya yang tulus dan masih polos itu harus menerima kesakitan yang luar biasa, dia dicaci maki orang sekitarnya, dia dibenci, dihina seakan dialah makhluk paling hina didunia ini. Itu semua perbuatan ibu tirinya, serta saudara tirinya yang laki-laki. Ayahnya sudah meninggal. Hingga suatu hari ibunya menjualnya hanya mendapatkan uang demi mendapatkan uang 1 milyar rupiah untuk sebuah perhiasan. Bayangkan, dia dengan mudahnya menukar sebongkah berliab itu dengan nyawa anak gadis tirinya. Untuk memperjelas silakan anda baca. Selamat membaca semua..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • Waves of Life || PROSES REVISI (COMPLETED)
  • Hamba Setia untuk Saudara Tercinta (End)
  • Diary Inara
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • [NOT]FAKE LOVE (Marriage of The Unbroken) ✔
  • Ask Heart
  • Crushers My Life
  • pantaskah aku bahagia?(TERBIT)

The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.

More details
WpActionLinkContent Guidelines