Tortured
  • WpView
    Reads 145
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 6, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Tak ada kebahagiaan di kehidupan Adisty. Yang ada hanya kesengsaraan yang membuatnya ingin meninggalkan dunia yang terasa sangat kejam untuknya. Kasih sayang, dan simpati seseorang yang dibutuhkan Adisty. Namun naas, tak ada yang bisa memenuhi kebutuhannya. Teman dan keluarganya sangat kejam padanya. Bagaimana bisa dia terus bertahan bila tak ada yang peduli padanya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIDDEN I (The End)
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Go Home || NCT dream [SUDAH TERBIT]
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • Ginalisa (TERBIT)
  • Waktu?
  • Teluk Samudra [ TAMAT ]
  • Rain || NCT dream [PRE ORDER!!!]

"Apa yang bisa dibanggakan darimu?" Sebuah hubungan yang kompleks antara seorang ayah dan anak perempuannya. Ayah tersebut tidak pernah menunjukkan kasih sayang dan penerimaan terhadap anaknya, bahkan menganggapnya sebagai beban keluarga. *** Diasha hanya ingin satu hal, dicintai oleh ayahnya sendiri. Namun kasih sayang itu tak pernah datang, bahkan seolah tak pernah diharapkan. Ia tumbuh dalam rumah yang penuh dingin dan diam, mencoba menjadi anak baik agar dilihat, agar dianggap tapi hasilnya selalu sama, hampa. Meski begitu, Diasha tak pernah benar-benar bisa membenci ayahnya. Di hatinya, pria itu tetap sosok penting yang tak tergantikan. Sayangnya, apakah ayahnya berpikir hal yang sama? Ketika cinta yang seharusnya melindungi justru melukai, Diasha dihadapkan pada pertanyaan paling pahit dalam hidupnya: Apa gunanya hidup... jika rasanya seperti mati Attention: Cerita ini mengandung tema yang sensitif dan dapat memicu emosi yang kuat pada pembaca, terutama bagi mereka yang pernah mengalami pengalaman serupa. Mohon untuk tidak terlalu terpengaruh oleh cerita ini. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala reaksi emosi yang mungkin timbul, termasuk kebutuhan akan tisu. •dilarang keras menciplak karya ini•

More details
WpActionLinkContent Guidelines