SEVENTEEN

SEVENTEEN

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 4, 2016
Andrew-Lyla-Arza "aku fikir kau mencintaiku,ternyata tidak...bukankah ini lucu?ketika aku menyangka kau berselingkuh dengannya,ternyata kau berselingkuh darinya denganku..."-Lyla "hal paling menyebalkan adalah ketika kita mencintai seseorang,tetapi dia memilih untuk bersama orang lain yang MENURUTNYA paling tepat.bukankah sudah kukatakan padamu bahwa aku yang terbaik untukmu?jadi aku akan tetap memperjuangkanmu,ku simpulkan kau masih halal untuk ku perjuangkan karena belum ada berlian yang terselip di jari manismu dan jika mungkin ada,akan kupastikan bahwa itu pemberianku..."-Andrew "aku memang pria brengsek yang bahkan masih mengemis cintamu tanpa ada rasa malu,setelah menjatuhkanmu ke titik terendah...ini kesalahanku karena tidak bisa memilih antara kau dan dia... sampai saat ini pun,aku masih mengharapkan kau dan dia tetap berada di sisiku tanpa melepaskan salah satu dari kalian.aku akui aku sangat-sangat brengsek!!"-Arza
All Rights Reserved
#22
andrew
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Blind Rainbow
  • between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~
  • You are in my past and my future [END]
  • Goodbye my former boy
  • BACKBURNER
  • Brother •1D•

[Teen Fiction] Follow dulu, baru dibaca. "Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?" -Pelangi "Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?" -Arsen Kisah tentang kalian yang mencari cinta Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan *Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines