Senyuman Gula !

Senyuman Gula !

  • WpView
    Reads 683
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 7, 2017
" Senyuman dia tu awww ! Manisnya macam gula. Sweet je. Senyuman dia tu dari mata turun ke jantung terus ke hati lalu ke perut. Erkkkk. Kenyang ! " - Dahlina Irwanis " Ini semua bukti persahabatan kita. Ohh, i miss our sweet memories ! Huwaaa ! " - Nabella Khalisah " Aku selalu ada dengan kauorang. Jangan pernah lupa okay. Aku sayang kauorang semua. Muahhh ! " - Umairah Wardah " Persahabatan tu bukan di nilai pada rupa atau tempoh masa. Tapi keikhlasan menerima antara satu sama lain. " - Rania Ellysa " Walaupun kau garang, hitam, kuat bebel, lagi apa heh ? Aku tetap sayang kau. Biar aku yang rawat luka dan hilangkan parut dalam hati kau. May i ? " - Muhammad Hakiem Izzfar - Novel pertama. Have to learn more about writing -
All Rights Reserved
#846
friendship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE ONE [C]
  • Dia Untukku (C)
  • 𝐂 | 𝐁𝐄𝐇𝐈𝐍𝐃 𝐇𝐄𝐑 𝐒𝐌𝐈𝐋𝐄
  • [C]Kata Akhirmu✓
  • Takdir Dia
  • The Lonely Rulers
  • Our Mini Diary♡ [COMPLETE]
  • Kau Hidupkanlah Rasa Ini [✔️]
  • He's My Precious Husband Raief Emir | COMPLETE

Warning ❗️ •Typo dan penanda wacana bersepah sebab tak edit lagi. Baca lah dulu yang versi typo ya. Maaf. •Kena baca Eternity Love dulu baru faham jalan cerita ni nanti 😘 •Macam biasa, jangan letak expectation tinggi sebab plot cerita ni cliche sangat 🤭 Dari cinta monyet bertukar jadi cinta pertama. Dia percaya kalau cinta monyetnya itu akan menjadi yang pertama dan terakhir untuknya. Siapa sangka mereka akan bertemu kembali. Adelia mula menunaikan janjinya. " Hai Kekanda, miss me? " - Tengku Adelia Hannani Adelia mula merangka rancangan untuk mengikat kekanda yang dia tunggu selama ini. "Wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā'a sabīlā " - Nazeem Zulfaqar Tersentap? Tidak! Adelia, semakin dilarang semakin mendekat. Baginya, sekeras-keras kerak nasi, direndam akan lembut juga. Begitu juga dengan hati kekandanya itu. " Jangan tolak sangat kekanda, takut tersungkur ke hati adinda " - Tengku Adelia Hannani " Ni baju umur 5 tahun ke? Sendat macam nangka busuk. Sakit mata aku tengok. Badan tu kalau cantik nak tayang, tak apa juga " - Nazeem Zulfaqar Sakit mata? Tak ada masalah. Adelia boleh mengubah penampilannya demi kekandanya. " Cantik tak adinda? Elok tertutup dengan telekung ni. Memang confirm tak nampak apa dah. Semua dah tertutup demi kekanda " - Tengku Adelia Hannani Wanita itu, ada saja cara untuk counter balik sehingga Nazeem mati akal. Mampukah Nazeem pertahankan tembok yang dibina untuk menolak Adelia yang agresif mengejarnya itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines