Story cover for Countdown Theory by queshera
Countdown Theory
  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Feb 04, 2016
Apakah kalian percaya tentang fantasi ?. Dimana semua hal itu hanyalah dunia fiktif yang dibangun dari imajinasi.  Dunia fiktif dimana terdapat karakter yang mempunyai sesuatu yang ajaib dan tak bisa diterima oleh akal. Mereka bisa saja berupa makhluk yang mempunyai bentuk aneh dan kemampuan yang aneh pula. Dan anehnya, mereka benar-benar berasal dari pikiran makhluk yang dijuluki homo sapiens. 
Kei dijuluki manusia sempurna oleh kawan-kawannya karena otak cerdas dan wajah tampannya. Namun kehidupan Kei mulai berubah karena ia menemukan "The Countdown", sebuah jam digital yang bisa mengulang waktu yang sudah terlampaui.

THIS STORY IS THE PART OF #INDONESIAMEMBACA
All Rights Reserved
Sign up to add Countdown Theory to your library and receive updates
or
#376fairy
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Hello, Mr. Mafia! cover
100 Kutukan Mansion Illestone cover
The Antagonist [ Segera Terbit ] cover
Shadow in the Lab cover
Bound to Him cover
Netra : The Untold Story  cover
TUAN SELIR KAISAR cover
​The Left cover
Transmigrasi Liana cover
(√) HIS SECRET GAZE (Tatapan Rahasianya) | END cover

Hello, Mr. Mafia!

36 parts Ongoing

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!