12.00
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 7, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Senja menutup mengiringi gerak kaki melewati tanaman liar dipinggir perbukitan Sintera. Bayang-bayang lembut berjalan menutupi sinar jingga matahari sore. Bunga-bunga putih berterbangan seiring sapuan angin yang membawanya. Sesekali ia berjingkat agar dapat mencapai anakan Dandelion. Bibirnya merekah. Ia mendapatkan dandelion lalu menerbangkannya kembali. Ia terlihat kegirangan. Namun, itu hanya topeng polosnya. Ia bukanlah malaikat, ia juga bukan iblis. Ia adalah seorang gadis kecil. Ia pembunuh.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT SENJA  (End)
  • Masa Remaja si Penikmat Senja
  • Miracolous
  • Langit Senja
  • Laut dan Senja (TAMAT)
  • Terikat Cinta
  • Senja dan Jingga

🚫 DON'T COPY MY STORY PLEASE❗🚫 Ini bukan lah kisah tentang pemandangan langit senja saat sore hari. Tapi tentang pahit nya hidup bagi seorang gadis bernama Senja. Senja selalu merasa hidup nya seperti senja yang indah namun dekat dengan malam yang mencekam. Namun di saat Senja rapuh, datang lah langit dengan membawa cahaya nya dan membuat senja yang hampir malam menjadi siang kembali. Jadi, jika kamu lelah dengan kehidupan mu, maka kamu harus bertemu dengan Senja karena dia akan mengajarkan kamu apa itu lelah yang sesungguhnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines