Story cover for 12.00 by cimollaza14
12.00
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Feb 05, 2016
Senja menutup mengiringi gerak kaki melewati tanaman liar dipinggir perbukitan Sintera. Bayang-bayang lembut berjalan menutupi sinar jingga matahari sore. Bunga-bunga putih berterbangan seiring sapuan angin yang membawanya. Sesekali ia berjingkat agar dapat mencapai anakan Dandelion. Bibirnya merekah. Ia mendapatkan dandelion lalu menerbangkannya kembali. Ia terlihat kegirangan. Namun, itu hanya topeng polosnya. Ia bukanlah malaikat, ia juga bukan iblis. Ia adalah seorang gadis kecil. Ia pembunuh.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add 12.00 to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru) by yunnii_e
18 parts Complete
Aku mencintai dia. Seorang gadis yang berhasil membawaku bangkit dari masa laluku. Seorang gadis yang memberi warna baru dalam hidupku. Seorang gadis yang menyembuhkan lukaku. Gadis yang menemaniku dalam masa-masa tersulit ku dan tidak pernah meninggalkan ku. Dan gadis itu adalah duniaku. - Langit Biru Siapa aku? Hanya orang baru yang hadir dihidupnya. Perjalanan kami belum ada apa-apanya dibanding dengan semua hal yang telah dia lalui dengan gadis masa lalu nya itu. Aku kalah. Namun bolehkah aku egois? Bolehkah aku tetap menjadi miliknya? - Rona Senja Dia milikku. Aku tak pernah meninggalkannya. Ini hanya sebuah kesalah pahaman dan kesalahan itu bukan aku yang melakukannya. Lalu mengapa harus aku yang membayar semua kesalahan itu? Mengapa harus dengan cara kehilangan dia? Tak bisakah aku mempertahankan yang memang seharusnya milikku? Sudah terlambatkah semua? Aku mencintainya! - Pelangi Aurora *** Senja tidak tahu kesalahan apa yang pernah ia lalukan. Kenapa dunia menghukumnya dengan begitu kejam. Hidup Senja yang awalnya baik-baik saja, mendadak porak poranda dan hancur begitu saja. Dimulai dari Senja yang merasa kehilangan kasih sayang ayahnya yang mendadak berubah tak lagi memperhatikan Senja, bundanya yang berubah menjadi pendiam dan menyendiri, serta kehadiran oma nya yang tak pernah menyukainya. Dan kini, masalah bertambah dengan hadirnya seorang gadis dari masa lalu kekasih Senja. Kehadirannya membuat Senja merasa semakin jauh dengan sang kekasih, Langit. Masalah semakin rumit karena gadis dari masa lalu Langit adalah Pelangi, sepupu Senja yang telah mengambil alih seluruh perhatian dan kasih sayang ayah Senja. Akankah Senja dapat mengembalikan kehidupannya seperti awal? Mendapatkan kembali kasih sayang ayahnya, mengembalikan kebahagiaan bundanya, membuat oma menyukainya dan mempertahankan Langit kekasihnya? Cover by pinterest
You may also like
Slide 1 of 9
Terikat Cinta cover
BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru) cover
Senja dan Jingga  cover
Senja Kaylara [ END ] cover
Laut dan Senja (TAMAT) cover
LANGIT SENJA  (End) cover
Tanyakan Namaku Pada Senja cover
ALSENJA cover
FORGET ME NOT cover

Terikat Cinta

32 parts Ongoing

Karena ingin menebus rasa bersalah yang amat besar pada istri kakaknya, Senja harus terikat perjanjian yang di buat oleh Larissa, istri Langit. Dengan mengandung bayi dari kakak angkatnya, Senja harus kehilangan semua yang ada dalam hidupnya. Termasuk kehilangan kepercayaan orang-orang di sekitarnya. Tanpa di ketahui oleh Langit, Larissa yang di nyatakan tidak bisa mengandung, memaksa Senja untuk menjadi ibu pengganti bagi calon bayinya. Awalnya, semua berjalan sesuai rencana. Tapi, ternyata... Senja di paksa harus merelakan bayi dalam kandungannya saat Larissa di nyatakan hamil. Sanggupkah Senja merelakan bayinya, setelah orang-orang membencinya serta kehilangan orang yang di cintainya? Haruskah Senja menjadi penjahat untuk anaknya sendiri? Terlebih, Langit begitu membenci dirinya atas ketidaktahuan pria itu! Langit tidak perlu tahu betapa besar perasaan Senja terhadap pria itu. Seperti Senja di sore hari, meski hanya sebentar-bukankah biasnya yang indah kerap menghiasi Langit? Meski ia harus rela di telan kegelapan malam, bukankah keindahan Senja pernah membias cakrawala. Meski sebentar, Langit selalu menjadi tujuan Senja. Begitupun cinta Senja untuk pria itu.