Time
  • WpView
    Odsłon 327
  • WpVote
    Głosy 49
  • WpPart
    Części 6
WpMetadataReadZakończone sob., mar 5, 2016
WpInfo
Fikcja
Horror
Saat manvarlie di lantai 3. suhu menjadi berubah, yang awalnya panas kini berubah menjadi dingin "kenapa suhu disini menjadi dingin??" batin manvarlie. Tiba - tiba manvarlie mendengar suara rintihan. Manvarlie penasaran dengan suara tersebut. Lalu ia mengikuti...suara tersebut berada di kamar kecil yang berada jauh dengan tangga. Kreek Pintu kamar tersebut membuka dengan sendirinya. Didalam kamar kecil manvarlie melihat sosok yun kwan lee. "Hai." ucap manvarlie Sosok tersebut menoleh manvarlie. "Tolong saya..tolong saya.." jawab sosok tersebut. "Kamu minta tolong apa???" sahut manvarlie "Tolong temukan jasad saya dan keluarga saya." jawab sosok tersebut
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • MY BOS IS MY (HUSBAND)-(YIZHAN) (END)✔️
  • MASTER ON THE BED
  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • Creepy Bangtan Dorm ✓️ [Complete]
  • FADING IN YOUR ARM [YEOJONG]
  • NATHAN ALEXANDRA DIRGANTARA

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści