Winter Memories

Winter Memories

  • WpView
    Reads 259
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 26, 2016
Dinginnya malam tak mampu menghapus kesakitan yang aku rasa. Tumpukan salju tak mampu menutupi luka yang ada. Kebahagianku telah lenyap semenjak kau memutuskan pergi meninggalkanku delapan tahun yang lalu. Mimpi yang sama selalu berulang setiap kali aku tertidur, tentang tangis dalam kediamanmu. Kini takdir kembali mempertemukan kita pada saat yang sama, saat diriku tengah terluka. Terluka oleh kebodohanku. Tapi bedanya kini kau tak datang sendiri seperti waktu itu, delapan tahun yang lalu. Entah takdir akan memperbolehkan aku memilikimu untuk selamanya, atau takdir hanya menjadikanmu obat bagiku untuk sementara. Aku menganggap dulu kau adalah sumber kebahagiaanku. Tapi, kini kau obat sekaligus kesakitanku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Slow Days (FIN)
  • THE TRUE LOVE
  • IF YOU
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • The last song of our love in London •END•
  • SUNSET WITH YOU [REVISI]
  • Wrong Feeling ~Namon~
  • Your Time Is My Time
  • Datang Untuk Pergi

Tujuh bulan semenjak kehilangan orangtua, pekerjaan pertama, dan mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan, saya memutuskan mengasing di vila keluarga. Di sini, saya menyepi, mengurung diri sembari mencoba mengumpulkan keberanian untuk melihat hari-hari yang kembali datang dengan kenyataan masam, penuh penyangkalan. Hari-hari yang saya rasa hanya akan berkisar pada putaran waktu yang terasa lambat dan hal-hal yang tidak sederhana. Untuk kesekian kali, saya menemui diri yang belum piawai berduka, tidak paham apa itu menerima. Satu-satu, saya juga tengah berusaha menghimpun kebahagian yang masih tersisa. Namun sayangnya, tidak ada. Dan akhirnya, sekali lagi, ingin saya bertanya padamu. Tolong, beritahu saya bagaimana caranya mencintai diri ini lagi seperti sedia kala.

More details
WpActionLinkContent Guidelines