We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Langit Biru

Langit Biru

  • WpView
    Reads 23,329
  • WpVote
    Votes 768
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 29, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Salah siapa? Aku yang mudah jatuh cinta atau kamu yang membuatku jatuh terluka? Salah siapa? Aku yang terlalu berharap atau kamu yang memberi harapan? Salah siapa? Aku yang menutupi perasaan atau kamu yang tidak peka? Dalam diam, aku selalu menjadikannya tujuan hidup nyata. Walau sebenarnya itu adalah ilusi, ilusi yang membelenggu. Sampai saat ini aku masih setia mengejar seseorang yang sekalipun tak pernah melihat kearahku. Aku tau aku bodoh. Tapi inilah caraku, memilih untuk bertahan tanpa mengharap balasan. -Biru- "Penyesalan, penolakan, perpisahan memberi jejak kepedihan akibat cinta. Namun kisah kehilangan tidak pernah menyurutkan rasa. Takdir cinta yang ambigu tidak pernah membuat ragu. -Bagas-
All Rights Reserved
#52
langitbiru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Biru [END]
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Khayalku
  • TENTANG SETELAHNYA (COMPLETE)
  • Asmaraloka
  • BATUR - Sahabat Seperti Jodoh
  • [NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔

Sinopsis : Biru mencoba melambai-lambaikan tangannya tepat di hadapannya tapi hasilnya tetap sama. Tatapan yang sama. Raga yang diam. Pikiran yang kelayapan. Jiwa yang dipenuhi kerinduan. Laila tersadar dari lamunannya, saat wajah Biru tepat berada di hadapannya. "Apakah kau menyukai langit biru?" "Sampai-sampai apapun yang ada di sekitarmu kau begitu tidak peduli" "Menurutmu, apa yang indah dari langit biru?" ucap Biru pada Laila yang kini tengah menatapnya. Laila tidak mengucap sepatah kata pun. Ia berusaha untuk berdiri dari duduknya. Dan ia sama sekali tidak berpikir untuk menjawab pertanyaan beruntun yang terucap dari mulut Biru. Tak lama dari itu, pandangannya berubah menjadi kabur. Langit biru tidak lagi terlihat. Yang ada hanyalah ruangan dingin yang begitu gelap. Laila pingsan di hadapan Biru. __________________ Tiga per dua diperoleh dari kesadaranku. Sisanya hanyalah angan tentang kenangan. ~Laila Buktinya, kamu sama sekali tidak bisa melepaskan ingatan tentang kenangan itu bukan? Ya, ia abadi dalam hati ~Maria Apa yang indah dari langit biru??? ~ Biru

More details
WpActionLinkContent Guidelines