One Day in Boston

One Day in Boston

  • WpView
    LECTURAS 670
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, mar 18, 2017
WpInfo
Ficción
Romance
Sebagai hadiah karena nilai-nilai kuliahnya cukup memuaskan di semester ini, Almira dibolehkan mengikuti program homestay di Boston, Amerika selama dua bulan. Dirinya ingin belajar mandiri tanpa harus merepotkan orang lain. Tetapi siapa sangka, ia justru bertemu dua orang pria asal Indonesia dengan kepribadian yang unik, dan ehm, tampang yang lumayan tampan, yakni Dizar yang pembawaannya kalem -menurut Almi-, dan Rilo yang baik tapi sayangnya agak annoying. Tapi rupanya, takdir berkata lain. Pikiran dan hati Almi cukup kacau balau.
Todos los derechos reservados
#62
university
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Diary Nur
  • TAK SEHARUSNYA
  • Mastering Him
  • FIX YOU [TERBIT]
  • KKN VS YOU
  • KISAH KASIH AKHIR SEMESTER
  • KKN Punya Cerita
  • Bukan Sugar Daddy (END)
  • Sister or More
  • [BOYS LOVE] Be My Special Lecture
Diary Nur

Ada yang bilang pendiam dan pemalu itu berbeda. Tapi hal itu tidak berlaku untuk Nur. Sama saja. Kedua sifat itu ada di dalam dirinya, juga semua sifat lain yang membuatnya menobatkan dirinya sendiri sebagai orang yang introvert. Sifat ini semakin diperparah pula dengan tingkat kepercayaan dirinya yang anjlok. Hal yang membuat Rani sahabatnya sering kali geregetan sendiri. Di kampusnya, Nur punya seseorang yang ditaksirnya sejak semester satu. Rio namanya. Cowok gentle lagi ramah yang disenangi banyak orang. Kelakuan Rio yang pada dasarnya memang baik sering kali membuat Nur menjadi salah tingkah dan menganggap bahwa Rio memang menaruh perhatian padanya. Namun Nur harus bersiap patah hati mengetahui bahwa Rio tengah dekat dengan Martha, si kembang kampus. Di saat yang sama, seorang pemuda Alvin hadir di kehidupan Nur. Ada-ada saja kebetulan yang mempertemukan mereka berdua. Hingga saat Nur harus patah hati karena Rio dengan Martha, Alvin lah yang hadir di sana menghiburnya. Alvin membawanya pada pemahaman-pemahaman baru yang tidak pernah ia pikirkan sebelumnya. Nur dibuat terpana dan terhasut untuk mengikuti berbagai pandangan hidup filosofis ala Alvin. "Cantik itu hanyalah sebuah pengakuan. Karena itu sifatnya sangat subjektif. Namun banyak wanita menyalahkan diri mereka sendiri karena tidak mendapat pengakuan itu. Padahal hidup mereka jelas jauh lebih berharga daripada sekedar untuk mendapat pengakuan seperti itu." ~Alvin "Kehadirannya memang tak berhitung bulan. Hanya beberapa minggu, tapi memberi pengaruh besar terhadap diriku." ~Nur

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido