Story cover for Lovophobia (Lovfobia) by KenroDonego
Lovophobia (Lovfobia)
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Feb 06, 2016
Mature
Lovophobia adalah sebutan bagi seseorang yang menghindari dan takut terhadap cinta yang dalam, lalu diakhiri dengan kekandasan yang perih dari sebuah hubungan karena pengalaman cinta...Saya termasuk orang yang tidak percaya akan datangnya sebuah karma meskipun saya menyukai buah korma. Hal itu Karena waktu takbisa berhenti dan karma itu enak dan semanis buah korma bila tepat menyikapinya. Karma  bukan suatu pembalasan. lebih tepatnya lagi, karma seperti pembelajaran dari sakit  masa lalu kepada masa yang akan datang atau sekarang untuk masa depan. Tidak yang perlu ditakuti dari karma yang datang karena ia semanis dan seenak buah korma yang akan terasa manfaatnya nanti.(Kutulis di kata pengantar skripsi)

Awalnya semua berjalan biasa dan baik, aku bisa mendapatkan hati cwe yang kusuka dan pacaran walaupun sering kandas di tengah jalan (ini serius, men... gue selalu putus di tengah jalan... jadi kalau jalan bareng pacar gue, gue hindarin di tengah jalan karena itu udah jadi momok
All Rights Reserved
Sign up to add Lovophobia (Lovfobia) to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
THE CLIMB [Completed] by prlstuvwxyz
8 parts Complete
Cerita diprivate acak biar gak diacak-acakin. Follow dulu kalo mau baca secara lengkap (Humor-Teenfiction) "ngakak terus daritadi" "ceritanya mulai bikin baper euy, ada cerita yang relate banget lagi sama aku" "gue baper kadang ketawa kadang nangis, kadang dibilang mama 'kamu kenapa sih?' atau ga 'kamu chatan sama pacar ya?' padahal ga punya" "ya allah nyesek amat ya jadi lu" "ga tau harus tawa atau ikut sedih" "boljug caption ig" "gue yakin 100% yang buat cerita ini otaknya rada geser juga" "gue ga berenti ngakak kalo alip ngomong" "deg-deg an nih, kalo gue di posisi mereka" "jadi pengen kesitu" "kok lucu sih thor, gue ketawa mulu kalo baca story lu" "gue sedih sambil ngakak kayak orgil" "nah iya gue juga bingung kasih tau dong thor" Tentang Alyviah yang kepergok calon gebetan, sedang 'Bersolo Karir' di depan kipas angin ruang tamu rumahnya. Dan ketika Alyviah sedang melangsungkan 'Konser Tunggal' di dalam kamarnya, lagi-lagi ia kepergok. Misi tersulit Alyviah cuma satu, melelehkan es batu berjalan seperti Rafka si 'Anak Gunung'. Seperti kalian ketahui, karakter Anak Mapala atau Anak Gunung biasanya lebih mementingkan 'Dunia Alam' nya, ingin bebas, tidak mau terikat dengan apapun, tidak suka peraturan, dan berbagai karakter lainnya. Ya memang sih, Anak Mapala juga jadi incaran cewek-cewek di kampus karena mereka adalah sosok petualang. Kemungkinan perjuangan Alyviah akan seperti pendakian. Medannya terjal dan membuat kelelahan karena miring beberapa puluh derajat, tidak lurus, kadang licin, terjungkal, tersungkur, dan terjatuh. Namun, apakah akhir perjalanan Alyviah akan mendapati pemandangan yang indah? Terselip juga cerita tentang pendakian, ada beberapa gunung yang akan ditaklukkan. Mari mendaki---tertawa, sedih, kesal, kecewa, marah, baper bersama!
You may also like
Slide 1 of 9
AMOUR (Mr. Pradipta) cover
Black Marriage [SELESAI] ✓ cover
NARENDRA, SPOILED HUSBAND (END) cover
THE CLIMB [Completed] cover
Dosen Resee!!! cover
NO Khalwat UNTIL Akad (Halal Bersamamu) cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
Manakala Pemilik Cinta Ridha cover
Ratu Jomblo? [CERITA LENGKAP] cover

AMOUR (Mr. Pradipta)

36 parts Ongoing

Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?