Impossible Game

Impossible Game

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 27, 2016
Valen adalah anak dari seorang pencipta game terkenal yang bernama Albert Jackson,Valen juga seorang yang ahli dalam bidang komputer. Pada suatu hari saat valen berulang tahun yang ke 18 tahun ibunya memberitaukan kepada Valen jika dahulu sebelum ayahnya wafat ayahnya mewariskan sebuah game yang bernama IMPOSSIBLE GAME Vote and coment Ya...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VALEN and The Guide of Shadow
  • Enigma Jenggala
  • Kim Albern (End)
  • Become a Mother : Antagonist's Happiness
  • 02. BARBIE (Completed)
  • Game Absurd!!
  • Another Cannon Fodder
  • Ibu Mereka?? (End)
  • Almighty Game Designer(3)

"Aku Nayla. Karyawan Baru yang bekerja di Valen Corp demi menyelamatkan ibuku. Kupikir, ini hanya tentang pekerjaan. Tapi Valen Corp bukanlah tempat biasa. Di balik gedung megah dengan sistem keamanan mutakhir, tersembunyi sesuatu yang bahkan logika pun tak bisa menjelaskan." "Di sini, semua orang tersenyum dengan lidah bercabang. Manipulasi tersembunyi di balik basa-basi. Dan aku, yang hanya ingin bertahan disini, justru menyaksikan hal yang tak seharusnya." "Malam itu, dunia kami terkunci, seolah-olah terlempar ke dimensi lain. Lalu mereka datang. Pembunuh berpakaian hitam, memburu darah, menghancurkan segalanya. Aku melihat orang-orang terbunuh. Aku melihat CEO kami dijadikan target." "Saat darah berceceran dan kebenaran runtuh, mataku... berubah. Seolah tahu jalan keluar. Seolah bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat orang lain. Mereka menyebutnya 'mata seorang Pemandu', mata yang dapat melihat dunia lain, kemampuan membaca jalur, membuka rahasia, dan menyembunyikan kerahasiaan yang tersembunyi di antara realita." "Dan kini keadaannya memburuku. Karena aku bukan hanya saksi. Aku adalah kunci."

More details
WpActionLinkContent Guidelines