Death or alive

Death or alive

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing<5 mins
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 8, 2016
=PROLOG= Mungkin dunia sudah tak berpihak padaku. Musuh. Mungkin itu sebutanku untuk mereka. Aku sudah tak lagi percaya kepada mereka. Apakah aku yang salah? Apakah dunia ini adalah imajinasi belaka? Sudah cukup. Aku sudah lelah mereka mengacuhkanku saat aku mengatakan " sungguh, aku melihat dengan mata kepalaku sendiri" . Mungkin kebanyakan orang menyebutku orang gila saat mendengarnya. Bizarre ( dalam bahasa Prancis artinya aneh) sebutanku untuk makhluk khayalanku. Makhluk yang selalu mengganggu hidupku. Ini berawal dari mimpiku saat aku berumur 6 tahun. Ini terlihat mustahil dari kelihatannya, namun percayalah. Saatku tertidur lelap di ranjangku yang empuk, aku bermimpi berada di dunia yang penuh dengan kegelapan bahkan yang menerangi hanyalah 2 batang obor dengan api kecil di atasnya. Terdengar suara tertawa dari arah belakang punggungku. Langkahnya terlihat seperti raksasa yang mendekat ke arahku. Aku pun terkejut, ternyata yang menghampiriku bukanlah raksasa biasa, Ia bertubuh tinggi layaknya raksasa, hitam kelam warna sekujur tubuhnya, merah menyala matanya, lendir di tubuhnya membuatku merasa jijik kepadanya. " HAHAHAHAHAHAHA, Halo gadis kecil, selamat datang di El Misterio Mundo, aku adalah penguasa terbesar di dunia ini." Dia berkata sambil tertawa bahakan suaranya menggema di daerah itu. Aku ketakutan bahkan tidak bisa bergerak. "Jangan takut bocah kecil, aku hanya ingin kau memilih satu pernyataan yang kukatakan nanti, sebelumnya apakah kau berani?" " Maaf, aku belum pernah melihatmu sebelumnya, bahkan kau bukan manusia, mungkin kau akan memakanku meskipun aku menjawab pertanyaanmu. Oleh karena itu aku tidak akan menjawab pernyataanmu." "Naif juga kau bocah kecil, begini aku akan memberikan dua pernyataan... Kau ingin menjadi pengikutku dengan syarat kau tidak akan kembali ke dunia asalmu, ataukah kau ingin menjadi manusia biasa, namun kau akan dihantui bayangan pengikutku?" Aku tidak menjawab apa pun dan terbangun dari tidur lelapku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LET ME HATE YOU
  • PAUBAYA
  • Zeus
  • The Return of the Hyuga (Nightly's continuation)
  • Hanahaki Disease [Tankana Story]
  • Adesewa the pregnant corper
  • Black Rabbit (Vigilante! Deku AU)
  • The Petals ~𝒜 Tododeku 𝐹𝒶𝓃𝒻𝒾𝒸𝓉𝒾𝑜𝓃
  • 𝐈 𝐀𝐦 𝐖𝐢𝐭𝐡 𝐘𝐨𝐮..𝐀𝐥𝐰𝐚𝐲𝐬 || ✔️

A marriage neither wanted. A hatred neither understands. Two strangers tied by a past that stains everything between them. He never wanted a wife. Especially not her. Cold, distant, and poisoned by assumptions, Amaan enters the forced marriage with one intention- to keep his distance and keep his resentment alive. Asmaira enters with something far heavier- guilt. Not to protect him. Not to save him. But because she knows the truth of what happened... and she cannot bear to confess it. They have never met. But the moment they do, the air turns sharp- full of tension, unspoken accusations, and the kind of hate that feels too much like longing. He despises her for a sin she never committed. She punishes herself for a sin she never confessed. And marriage turns into a battleground where silence is a weapon... and closeness is a threat. In this house, love is impossible. Trust is deadly. But hatred? Hatred is the only thing keeping them alive.

More details
WpActionLinkContent Guidelines