Waiting... For You

Waiting... For You

  • WpView
    Membaca 138
  • WpVote
    Vote 11
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Sep 15, 2017
Semua orang benci menunggu. Rasanya menunggu itu sangat menyebalkan, bahkan menyakitkan. Walaupun begitu, Dian masih setia menunggu. Entah harus berapa lama lagi ia menunggu tapi ia tahu, apa yang ditunggu-tunggu tidak akan mengkhianati janjinya dahulu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#41
waiting
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nadi - Naya Dimas [Sudah Terbit]
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Bad Feel
  • Traces in the Light
  • Badai, Kapan Berlalu?
  • I'm Waiting For You
  • Antara dosa dan Cinta Pertama

"Kalo Nadi gua putus, gua mati Nay. Kalo kita putus, hati gua juga mati." "Emang kita pernah jadian?" "Oiya. Gua lupa." "Tapi kalo gua ga bisa buat lu luluh, Hati gua udah terlanjur lumpuh. Ga bisa bergerak, buat nyari tempat pulang. Bagi gua, lu rumah Nay. Meski lu rumah yang mungkin belum siap dihuni, gapapa. Gua tetep anggap lu sebagai rumah." "Lu ga boleh biarin hati lu lumpuh Mas. Hati lu harus tetep bergerak, berusaha mencari Rumah terbaik untuk lu pulang. Gua cuman takut, saat nanti lu masih nganggep gua rumah lu, dan lu mencari jalan pulang, ternyata gua udah di huni, Gua udah jadi rumah yang sudah berpemilik." Cover by: Pinterest.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan