Carlie, Carlie Pencil

Carlie, Carlie Pencil

  • WpView
    Reads 530
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 17, 2016
Mereka tidak menyangka, masalah yang mereka hadapi menjadi sangat fatal! Ini berawal dari permainan pemanggil arwah, charlie, charlie pencil! Yang mereka anggap remeh sebelumnya, dan menjadi awal dari semuanya. Dan bagaimanakah nasib dari jumlah mereka yang tersisa? apakah diantara mereka selamat dan bebas dari roh jahat yang mengganggu mereka? atau malah sebaliknya? Silahkan dibaca kelanjutannya, jangan lupa vote and commentnya. Peringatan : author tidak menerima comment dengan kata-kata kasar, atau tidak sepantasnya. Tidak suka? Jangan baca! Maaf bila ada kesamaan atau kesamaan pada tokoh cerita. Ini murni hasil pemikiran author kok!
All Rights Reserved
#7
scar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • Aksara Kita
  • [Complete] Fate in Chains
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]
  • 4 Villain (Penjahat)
  • Harapan Bunga Terakhir
  • a group of losers who keep trying || RRQ hoshi [Aestheria]
  • Lulu

[SEASON 1] "Ada luka yang tidak terlihat, tapi terasa di setiap tarikan napas. Ada trauma yang membungkam tawa, membekukan dunia, dan membuat seseorang takut percaya pada cahaya. Dibalik sebuah senyuman, tersimpan dunia yang hampir runtuh." Bagi Atlana, hidup adalah perjuangan tanpa akhir melawan bayang-bayang masa lalu yang membeku di setiap sudut pikirannya. Dunia terasa bising, dingin, dan kejam-tak pernah benar-benar memberinya ruang untuk sekadar bernapas. Sementara itu, Kalan-seorang pemuda yang menanggung sunyi seperti beban di punggungnya-tak pernah mengira bahwa pertemuan singkat dengan Atlana akan mengubah jalannya, mengaburkan batas antara kesendirian dan ketergantungan. Ini bukan kisah tentang keajaiban cinta, melainkan tentang dua jiwa yang terluka, saling menemukan tempat berlindung di tengah reruntuhan diri. Tentang bagaimana kehadiran satu orang mampu meretakkan kabut kelam, dan tentang bagaimana, di dunia yang penuh luka dan kehilangan, kebahagiaan tetap bisa tumbuh... dengan cara paling sederhana, namun paling menyakitkan. Sebuah cerita tentang jatuh, tersesat, bertahan, dan akhirnya-belajar hidup kembali dengan sebuah rumah yang lebih layak. __ Revisi : 27, April, 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines