Carlie, Carlie Pencil

Carlie, Carlie Pencil

  • WpView
    LECTURAS 530
  • WpVote
    Votos 31
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, feb 17, 2016
WpInfo
Ficción
Terror
Mereka tidak menyangka, masalah yang mereka hadapi menjadi sangat fatal! Ini berawal dari permainan pemanggil arwah, charlie, charlie pencil! Yang mereka anggap remeh sebelumnya, dan menjadi awal dari semuanya. Dan bagaimanakah nasib dari jumlah mereka yang tersisa? apakah diantara mereka selamat dan bebas dari roh jahat yang mengganggu mereka? atau malah sebaliknya? Silahkan dibaca kelanjutannya, jangan lupa vote and commentnya. Peringatan : author tidak menerima comment dengan kata-kata kasar, atau tidak sepantasnya. Tidak suka? Jangan baca! Maaf bila ada kesamaan atau kesamaan pada tokoh cerita. Ini murni hasil pemikiran author kok!
Todos los derechos reservados
#31
arwah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [Complete] Fate in Chains
  • Tell Me It's Okay !!! (END✔)
  • 4 Villain (Penjahat)
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]
  • RUMIT✔️
  • Where am I?
  • Harapan Bunga Terakhir
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Aksara Kita

FATE IN CHAINS a Sequel of "Senja di Balik Hujan" Dua tahun berlalu sejak tragedi yang menjerat mereka, namun Alden dan Asyilla masih terperangkap dalam lingkaran yang sama-hubungan yang penuh gairah, ketergantungan, dan obsesi yang nyaris tak masuk akal. Alden, kini seorang mahasiswa teknik yang tampak tenang dan rasional, sebenarnya tak pernah benar-benar bisa melepaskan diri dari Asyilla. Setiap langkah gadis itu, setiap jejak keberadaannya, selalu dalam pantauannya. Ia bukan hanya mencintai Asyilla-ia membutuhkannya. Asyilla, siswi SMA tingkat akhir yang tampak rapuh di luar, justru menyimpan ketakutan yang berlawanan. Ia tahu bahwa Alden selalu ada di sekitarnya, selalu memperhatikannya dari bayang-bayang. Dan alih-alih menjauh, ia justru merasa tak bisa hidup tanpanya. Hubungan mereka bagaikan tarian yang penuh gairah sekaligus berbahaya-terlalu dekat bisa menghancurkan, tetapi menjauh hanya akan membuat mereka semakin haus satu sama lain. Alden tak bisa menerima dunia di mana Asyilla bukan miliknya, sementara Asyilla tak bisa membayangkan hidup tanpa Alden yang terus memburu dan memilikinya. Mereka saling melahap, saling mencabik, saling menghancurkan, tetapi tak satu pun yang mau melepaskan. Ketika batas antara cinta dan obsesi semakin kabur, mereka harus menghadapi kenyataan: Apakah ini cinta, atau hanya permainan bertahan hidup yang brutal? - "Cila... There's no way out for us. Even if you want to run, you can't." - Raja Alden Rylan "My eyes are all around you, Alden. Jangan coba macem-macem. You're mine forever." - Asyilla Qeenar

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido