Badboy I Love You! [1/7 END]

Badboy I Love You! [1/7 END]

  • WpView
    Reads 25,250
  • WpVote
    Votes 1,191
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Mon, Nov 14, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
"Apa maksud balasan kataku tadi?" "Tidak tahu!" "Kau bilang kau tahu maksudku. Jadi apa kalimat yang aku maksudkan padamu tadi. Kau hanya tinggal mengatakannya. Apa susahnya?" "Baiklah!" Jeritku saat wajah Pandu tinggal beberapa senti dari arah wajahku. "Apa?" Tanyanya licik. "Aku mencintaimu. Terus kamu-" Belum sempat aku melanjutkan. Suara cup pelan terdengar jelas di telingaku. "Aku juga mencintaimu!" Ya Tuhan...dia mencium keningku tadi. Copyright 2016 © NiaLusiana Selasa, 09 Februari 2016
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Tertinggal
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Amor Eterno
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • Sweet Combat
  • You're Here, But Not For Me

Cinta.... Begitu banyak wanita yang terperangkap dalam kata Cinta. Apakah cinta itu sebenarnya? Mengapa semua orang sampai dibuatnya merasakan seribu kebahagian dan sejuta kesedihan? Mengapa mereka merelakan harga diri mereka untuk mendapatkan segenggam cinta dari sang pujaan hati? Mengapa mereka dapat membuang mimpi dan cita-cita mereka, agar dapat menjalani sisa hidup bersama kekasih mereka? Saat mereka jatuh dalam pelukan cinta, mereka akan merasakan segala keindahannya. Mereka akan memuji keindahan cinta. Mereka akan menulis sebuah syair panjang untuk merefleksikan rasa cinta mereka. Tapi saat cerita cinta itu berakhir? Mereka hanya akan berurai air mata. Air mata kehilangan. Air mata. Ya...hanya akan ada air mata menemani mereka. Betapa bodohnya mereka. Memuja cinta. Memuja sesuatu yang hanya akan membuat mereka menderita. Memuja sesuatu yang semu. Memuja sesuatu yang tak pasti.... Mungkin aku terdengar terlalu membenci cinta, mungkin aku terdengar terlalu sinis terhadap cinta. Sebagian orang mengagap bahwa aku tidak pernah merasakan mencintai. Sebagian lagi berkata bahwa aku takut untuk jatuh cinta. Mungkin pendapat yang kedua benar. Aku takut untuk jatuh cinta... lagi. Karena aku takut sakit untuk yang sekian kalinya. Ya... aku sudah beberapa kali merasakan mencintai seseorang dan merasakan beberapa kali di sakiti oleh rasa cintaku....

More details
WpActionLinkContent Guidelines