We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Lealeon - AMNESIA

Lealeon - AMNESIA

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 21, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika berharap, diri ini seperti dituntut. Perasaan tak mampu berkelana hanya karena jiwa ini berkecamuk kecewa. Sepertinya harapan tidak cukup andil dalam menguasai raga ini. Aku menahan ribuan rasa yang terus mengalir bersama segenggam harap namun raga lemah tak berusik karena perasaan dikalahkan ego yang terus tertuju pada cinta. Lalu bagaimana jika si buta pernah melihat si tampan? Namun ingin kembali menatap kegelapan. Lalu kemana hilangnya memori yang tak membekas oleh celaka? Hati hati, hati ini salah berpijak. Lalu bagaimana dengan si kakak picik? Menatap iba sang adik kecil tanpa peduli diserang boomerang. Bercengkrama menggeluti hati yang kian tak bersahabat. Bahwa nyatanya harapan dapat terwujud dengan adanya jiwa raga yang terus mencintai kesetiaannya.
All Rights Reserved
#299
feelings
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ikhwan [SELESAI]
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • HaluNatasha
  • HUJAN KALA ITU
  • Just Be Friend? [Completed]
  • Where The Feelings
  • Step Backward
  • SARAY(U) [Completed]
  • My MonsterBass Is My Moodboster [COMPLETE]
  • ABIAN HALA

Teenfict-Romance-Religi ⚠BAPER STORY⚠ Namanya Ikhwan. Laki-laki itu berbeda, selalu terlihat sangat sederhana dan tidak banyak gaya seperti remaja zaman sekarang pada umumnya. Aku pikir dia orang yang aneh. Tidak pernah menatap perempuan. Tidak pernah menyentuh perempuan. Sampai aku mengira sepertinya dia takut dengan perempuan. Awalnya aku tidak perduli dengan semua keanehan itu. Dia memang sudah sering di cap aneh. Karena tidak jarang ia berjalan menyusuri koridor dan naik turun tangga sekolah dengan mulut berkomat-kamit sambil memainkan jemarinya. Tapi lambat laun, aku mulai mengerti. Sedikit demi sedikit, aku tahu alasan dibalik setiap sikap anehnya. Semakin mendekat, aku tau apa yang dia gumamkan. Dan sejak saat itu, aku mulai mengaguminya. *** Allah memiliki caranya sendiri dalam mempertemukan apa yang memang sudah seharusnya menjadi milik kita. Cukup percaya dan berdoa kepada-Nya. Sungguh, hanya Dia yang paling mengetahui apa yang baik untuk kita. *** Bukan hanya cinta-cintaan. Insya Allah bacaan ini bermanfaat. Tolong baca dulu beberapa part :) Copyright©2019 Adelia NR Dibuat... -12 Maret 2019 Selesai -19 Mei 2019 OPEN PO 8 Juni - 22 Juni Republish -23 April 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines