Evil Beside Me

Evil Beside Me

  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing1h 27m
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 11, 2016
"seperti apapun kau memperlakukanku, aku takkan pernah menyesal, karna mencintaimu..... adalah anugrah yang terindah yang diberikan tuhan ". - choi jin hyuk "jika memang tuhan telah menakdirkan kisah cinta kita yang begitu rumit aku akan menerimanya dengan senang hati dan menjalaninya dengan semangat, agar mendapatkan cintamu ".- kim soo hyun " maafkan aku tak bisah membalas cinta tulus mu itu , karna aku telah jatuh cinta pada orang lain " - kim hyo ri "Aku tau kisah cinta kita tak mudah, ada saja halangan untuk menyatukan kita berdua, tapi ingatlah aku selalu ada untuk mu " - yo ah in seandainya kau dulu yang hadir di kehidupan ku pasti takan seperti ini, kini aku sudah tenang di dunia yang lain, mungkin di kehidupan yang mendatang kita akan di satukan kembali menjadi sepasang kekasih yang abadi .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jangan Berpaling Dariku
  • Brother In Law
  • The Promise + jungwoo (COMPLETED)
  • He's My Malicious Husband Irfan Haneef | COMPLETE
  • Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira
  • 1/3 percaya x tidak cinta
  • WHO ARE YOU
  • Love Me!
  • BENAR UNTUKMU [C]

Berkahwin dengan lelaki yang dia cinta merupakan impian dalam hidup Aina. Bahagia... itu yang dia mahu bersama Benjamin. " Sampah apa yang kau bagi pada aku ni?" kasar suara Benjamin menyoal. Aina mengambil dokumen yang dilemparkan Benjamin di atas meja lalu dia membelek sekali lagi. Rasanya tiada kesilapan yang dia lakukan kerana dia telah menyemak berkali-kali sebelum menghantarnya kepada Benjamin. " Erk... ini kan dokumen yang Encik Benjamin suruh saya buat." Aina membalas perlahan. Dan dia rasa ingin menampar mulut sendiri kerana menjawab. " Ini bukan dokumen yang aku suruh kau buat tapi ini sampah! Benda macam ni patut masuk dalam tong sampah, bukan kat atas meja aku!" Benjamin membentak kuat. Namun hidupnya seakan tercampak ke dalam lembah kedukaan bila Benjamin sering menolaknya jauh dari sisi. Bertahan atau mengalah... apa yang harus dia lakukan? Dibenci suami sendiri, sanggupkah Aina bertahan di sisi Benjamin?

More details
WpActionLinkContent Guidelines