Antara Aku Dan Silva

Antara Aku Dan Silva

  • WpView
    LECTURAS 1,090
  • WpVote
    Votos 57
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadConcluida lun, jul 29, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Jika aku dapat memilih, aku ingin memilih tidak di lahirkan kedunia ini. Sakit rasanya di saat aku selalu terabaikan oleh mamah dan papah. -Semua bermula dari keluargaku hingga membawaku pada sebuh kehancuran. Dan terjebak dengan lelaki yang memanfaatkan ku. SILVI RAHMI WIJAYA -Semula aku tidak ingin melibatkan cinta dalam permainan ini, namun hati tidak dapat membohongi perasaanku sendiri. STEVEN PUTRA PRAYOGA
Todos los derechos reservados
#1
sadlife
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Someday
  • Love And Hurts (SELESAI)
  • HATRED [On Going]
  • DESIDERIUM (SELESAI)
  • Hidup Untukmu, Mati Tanpamu
  • Yang kuinginkan, tapi bukan yang kubutuhkan
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • [C]✓Bidadari Tengku Hael
  • Their Marriage Agreement (The Wedlock Series #3)
  • My Best VILLAIN | Sudah Diterbitkan
Someday

[SUDAH TERSEDIA DI TOKO BUKU] Samantha menjalani hidupnya bagai di negeri dongeng. Ia menikah dengan teman sekolahnya, William, dan hidup bahagia meski tidak dikaruniai anak. Dunianya serasa runtuh saat sang suami divonis mengidap kanker mematikan, yang mengharuskan William untuk segera memperoleh keturunan sebelum terlambat. William tak mampu. Dan hanya ada satu cara untuk mewujudkannya. "Apa yang kamu minta dariku, adalah mustahil." Bisik Samantha ketakutan. "Sam...hanya ini satu-satunya cara. Wasiat Ayahku sudah jelas. Perusahaan yang ia tinggalkan ini, semua kerja keras yang kubangun dari puing-puing sejak Ayah meninggal ini, hanya akan jatuh padaku, anak-anakku, atau Hansel sepupuku. Kita sama-sama tahu bagaimana bajingannya sepupuku itu." "Dengan segala hormat, Liam, dia sama bajingannya dengan Kakakmu--yang kamu minta untuk menghamili aku." "Sam..." William menunduk penuh rasa bersalah. Namun tak sedikit pun ia mengurungkan niatnya. "Aku tidak akan memintamu melakukan ini kalau saja aku punya pilihan lain. Kakakku, adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan aku. Kami sedarah dan setelah semuanya usai, anak itu akan menjadi milik kita, darah daging kita, hak waris kita yang sah. Tidak akan ada yang tahu soal ini selain kita bertiga." "Aku yakin bajingan itu tidak akan setuju dengan ide sintingmu." Liam tersenyum tipis. "Namanya Ralf. Dan dia tidak sepenuhnya bajingan. Lagipula, Sam, keputusan ini mutlak ada di tanganmu." ***

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido