Pejuangku, Pergilah

Pejuangku, Pergilah

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 10, 2016
Prolog Mungkin kelak saat aku membaca ulang kisah ini nanti aku sudah mulai bisa melupakan semua kenangan-kenangan yang aku pernah lalui bersamamu. Mengubur dalam-dalam perasaan yang aku miliki dan aku pertahankan selama ini. Menghapus semua jejak tentangmu yang ku ketahui. Melenyapkan bahkan menenggelamkan sedalam-dalamnya sampai tak bisa kutemukan kembal nanti. Mengingat selama ini aku hanyalah perempuan yang diperjuangkan namun pada akhirnya akulah yang harus kehilanganmu secara perlahan dan harus siap melepasmu kapanpun itu. Pahit memang, sakit bahkan. Itu yang aku rasakan, yaaaa tapi itulah resiko berada dalam suatu lingkup yang tak pernah ada kejelasan. Bodoh memang tapi aku menyayanginya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Backstreet
  • All The Small Thing
  • Past Or Now
  • Terlalu Cepat Jatuhkan Hati
  • Jatuh Cinta Diam-Diam
  • Unfinished Goodbye
  • You're Here, But Not For Me

"Hari ini, aku akan berhenti. Aku bangga pada diriku, aku tidak melakukan sesuatu yang berlebihan lagi. Ulang tahunnya tak terasa spesial bagiku. Tidak ada keinginan untuk memberikan sesuatu yang terbaik untuknya. Rupanya kamu selalu berhasil mendorongku menjauh. Aku pernah, menginginkan kabar darimu. Aku pernah ingin menjadi orang paling penting dalam hidupmu. Aku ingin menjadi yang utama dan pertama. Tapi, sejak kemarin, aku tahu sesuatu. Aku tahu bahwa chatmu denganku hanya dilakukan diwaktu luang." Raya mencintainya, dalam diam selama 4 tahun lamanya. Namanya Tio, sayangnya teman yang kemudian menjadi sahabatnya itu lebih memilih mengejar Vira. Bukan tak mengetahuinya, Tio tahu bahwa Raya menyukai dirinya, namun ia memilih untuk berpura-pura tidak tahu. Tidak pernah terlintas dalam benak Tio untuk membalas perasaan Raya, sedikitpun dia yakin dirinya tidak menyukai Raya. Bagaimana jika Raya mulai menjaga jarak dengan Tio? Bagaimana jika Raya sudah tidak bisa merasakan perasaan sayang untuk Tio? Akankah ceritanya jika suatu saat keadaannya berbalik?

More details
WpActionLinkContent Guidelines