Beg Tangan Gucci

Beg Tangan Gucci

  • WpView
    Reads 5,925
  • WpVote
    Votes 352
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadOngoing4h 3m
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 28, 2016
Kesusahan dan kesenangan adalah lumrah. Kesusahan dirunguti. Kesenangan melalaikan. Sesungguhnya manusia tidak faham apa yang terjadi. Kedua-duanya berlaku penuh hikmah. Namun, ia hanya disedari oleh mereka yang berfikir... Beg Tangan Gucci adalah cubaan pertama saya dalam bidang penulisan. Ianya saya hasilkan sedikit-sedikit dalam selang masa lapang yang ada. Silalah berikan apa-apa teguran kepada hasil kerja yang serba amatur ini.
All Rights Reserved
#747
seth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naskah Yang Tidak Pernah Usai
  • fiksyen buruk cantik
  • My Love in Air
  • Siri Bercakap Dengan Jin, Tamar Jalis ( Jilid 7 ) (COMPLETE)
  • Tentang Kota Yang Tak Punya Musim
  • Cinta Bersemi di Dunia Lain
  • Tentang Seorang Perempuan Yang Aku Sayang
  • Unforgettable Love

Ada luka yang tak pernah sembuh, dan ada kisah yang tak pernah benar-benar berakhir. Aku menemukan sebuah naskah tua yang penuh noda tinta dan halaman yang terlipat kusut. Tidak ada nama penulis, tidak ada penutup cerita, hanya keheningan yang terasa berat setiap kali aku menyentuhnya. Semakin aku membacanya, semakin aku merasa naskah itu seperti berbicara kepadaku, seolah setiap kata ditulis dari serpihan hidupku yang tak pernah ingin kuingat kembali. Namun, semakin dalam aku terjerat dalam ceritanya, semakin kabur batas antara kisah yang kubaca dan kenyataan yang kujalani. Ada bayangan yang terus mengikuti, suara yang berbisik di balik sunyi, dan rahasia kelam yang ingin terkubur selamanya. Naskah itu bukan hanya cerita, tapi sebuah peringatan, atau mungkin sebuah kutukan. Untuk menyelesaikannya, aku harus menghadapi masa lalu yang selama ini berusaha kulupakan, termasuk bagian dari diriku yang paling gelap. Tapi aku mulai sadar, tidak semua kisah diciptakan untuk ditamatkan. Beberapa cerita harus tetap tak terselesaikan, agar kita ingat bahwa akhir bukanlah selalu tentang kemenangan, melainkan tentang bertahan. Naskah yang Tidak Pernah Terselesaikan adalah perjalanan ke dalam kegelapan hati dan pikiran, tentang bagaimana kata-kata bisa menjadi penyembuh sekaligus racun. Dan aku... adalah tokoh yang harus memutuskan, apakah aku akan menulis akhir cerita ini atau ikut terkubur bersamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines