Who Are We ?

Who Are We ?

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 24, 2017
Hara deandra seorang murid SMA yang sangat menyukai buku, dan manusia pecinta rumus .panggilan ini sudah melekat padanya sejak ia menginjakkan kaki di sma , karena hampir semua orang di sma mengenalnya bukan melalui perkenalan namun karena perpustakaan. Aneh bukan ? Dan karena perpustakaan jugalah yg mempertemuakan kembali dirinya dengan kevin , manusia yg membuatnya telat , membasahi bajunya , juga menabraknya bukankah ia sangat beruntung ? dan gk cuma itu aja ia bahkan harus menangani luka yg dialami oleh kevin wlaupun kevinlah yg menabraknya . terus apa yg bkal terjadi klo seorang hara deandra yg penyabar namun tengil dipertemukan dengan kevin yg keras kepala dan gengsian ? "Initu slah lo , cba aja tadi lu gk jalan gua pasti gk bakalan nabrak lo ! Mana gua lagi buru buru ." "Eh anjay !! lu yg nabrak gua yg salah , apa kata lo tadi? cba aja tadi gua gk jalan ? Nyadar mba tadi jalan matanya kmana ? "
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • She is Dara
  • Dara Andita (COMPLETED)
  • Fake Nerd
  • The Real Brengsek Boy (END)
  • KEPERGIAN SENJA
  • TAFIA'S TEARS
  • LAUREN
  • Abu Abu [ completed ]
  • Say My Name
  • Antagonis 2 (END)

[WARNING! MENGANDUNG UNSUR DEWASA DAN KEKERASAN] "Bunuh gue kalau itu bisa buat lo tenang" kata Sean dengan tenang sambil memegang ujung pistol dan mengarahkannya tepat di kepalanya. Dara dibuat kebingungan dengan kondisinya saat ini. Ia bingung harus memilih antara membiarkan laki-laki dihadapannya ini hidup atau mati dan memilih antara ego atau perasaannya. Tanpa disadari, air mata Dara membasahi wajahnya. Dara yang biasa dikenal sebagai wanita yang kuat dan tahan air mata, kini menjadi sosok Dara yang lemah. Dara menatap ke arah Sean yang sedang tersenyum tulus ke arahnya. Dengan perlahan dan pasti, Dara pun menekan pelatuknya. DORR!! *** Yukk teman-teman mari mampir Jangan lupa untuk mampir juga ke cerita pertamaku, kalian bisa cek diakun wattpad ku:) DESCLAIMER!! Cerita ini murni dan asli dari imajinasi penulis. Dilarang untuk mengcopy atau plagiarisme cerita ini!!! Cover by Pinterest & Canva Publish: 15-01-2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines