ANGIN KEBEBASAN

ANGIN KEBEBASAN

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 12, 2016
Angin menepuk dada Jiwa ku penuh derita bangsa Angin menampar pipi Tiada senyuman abadi Angin mengejukan tubuh Hanya rasa derita tiada akhir Kabar diriku yang menjerit Angin melahap dalam hari Suara-suara derita dalam waktu Sampai samudara jejak menghilang Tangisan suara tertindas Langit dan lautan biru membungkam Kabar angin timur Kabar angin barat Kabar angin selatan Kabar angin utara Kabar angin DUNIA Hanya angin yang berhembus Wahai kaum muda negri Jangan terlena dalam kenikmatan Terkubur dalam sandiwara Mati rasa dalam realitas Jangan terkungkung dalam logika apatis mu Gairahkan jiwa raga bangsa mu Gelorakan semangat juang mu Satukan ideology etnismu Kokohkan langkah pembebasan Kemudikan kompas nurani mu Melaju dalam dekapan bangsa Menuju dunia kebebasan Disana ada hidup dan bahagia Ketenangan dan kedamaian Beach Holtecamp jayapura 28-09-2014 Aleks.G.B.Giyai
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REMEMBER 1.0
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • Disturbances (End)
  • Catatan Kecil

Imajinasi adalah sebuah kebebasan Maka singkirkan segala peraturan jika tak ingin disebut dikte Imajinasi tidak memiliki jawaban pertanyaan Maka bebaskanlah dari ruang dan labirin Jika sesuatu kemudian dituliskan dengan hal itu Selanjutnya simak dan selesaikan saja Tidak ada yang akan diceritakan sejak awal Karena semua dituliskan dalam keseharian Maka jangan berharap pada ledakan emosi Bukankah setiap hari tidak melulu penuh histeria? Adakalanya berjalan itu terasa lambat, datar dan menjemukan Ketika rasa bosan mulai menyusup... Hei, berhenti saja, tidak perlu memaksakan diri Imajinasi kembali diizinkan mengambil alih Lanjutkan saja seperti penjelmaan disana Jika sebuah jalan telah dibuka, akan ada banyak yang mengikuti Lalu mengapa melupakan bahwa jalan lain boleh saja diciptakan lagi Ada banyak hal yang bisa dibelokkan Ada banyak sosok yang bisa diwujudkan Maka berhentilah menjadi statis... That's my rule...

More details
WpActionLinkContent Guidelines