We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dear Dega

Dear Dega

  • WpView
    Reads 920
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jan 22, 20171h 34m
WpInfo
Fiction
Romance
"Hal terbodoh yang pernah kulakukan, adalah ketika aku mengikuti nafsuku untuk meninggalkanmu. Padahal aku tahu bahwa perbuatan itu berdampak pada diriku sendiri. Dan akhirnya memang aku harus kecewa. Bahkan teramat rumit kujalani" ~Keyza Farahnia Andini Restiwijaya~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mawar Terakhir | (COMPLETED)
  • Boyfriend Contract to Husband
  • SILENT
  • Mark Prosperity
  • Kau Yang Hilang
  • Hingga Ke Penghabisan
  • Unforgettable Love
  • RASA 1
  • Lelaki Itu Takdirku

Maysarin × Esra Wildan (karya 1) ----- 7/11/2023 - 13/1/2024 ----- Masa kecil Maysarin tidak indah seperti orang lain. Disaat dia dilayan buruk oleh ibu kandungnya sendiri, ada orang asing yang sanggup menghulur tangan untuk membelanya dengan baik. May tiada pilihan sebaliknya terima huluran tersebut lalu pergi jauh tinggalkan dukanya. Setelah meningkat dewasa, May kembali untuk tuntut haknya sebagai anak. Kehadiran Esra Wildan yang mengaku kenal dia sedari kecil membuahkan rasa ingin tahu dalam hati Maysarin. Siapa lelaki itu? Kenapa dia tiada memori tentang lelaki itu? "Awak siapa Es? Saya betul-betul tak ingat. Cerita lah detail lagi, mana tahu saya boleh ingat." - Maysarin "Itu tugas awak untuk ingat semula, saya tak akan bagitahu." - Esra Wildan. Cis! Lelaki itu memang banyak helahnya. Namun sedikit sebanyak sikap santainya buat May jadi selesa. Mereka kahwin dan hidup bahagia tanpa gangguan sebaliknya kisah silam yang terbongkar satu demi satu membuatkan May jadi rapuh. Dia boleh jatuh terduduk bila-bila masa sekiranya tiada Esra dibelakangnya. Kematian orang yang baik dengannya membuatkan May jadi semakin berani melangkah ke depan. Namun pahit untuk ditelan, musuh sebenar adalah darah dagingnya sendiri. "Kau ni May memang lahir untuk hidup malang. Tuhan pun benci anak haram macam kau. Takdir? Takdir kau balik-balik buat orang yang dekat dengan kau mati dan kau akan dicaci maki sebab berpunca dari kau. Seperti sekarang ni lah, aku maki kau sebab kau buat ayah kau mati." - Puan Amelia "Bila fikir balik kan... May ni memang bawa sial." - May "Tiada orang yang lahir malang ke dunia. Tiada orang yang hidupnya bawa sial. Apapun yang terjadi, kita sebagai hamba-Nya harus berpegang pada takdir. Ajal maut bukan urusan kita." - Esra Ah! Andai saja lelaki itu bukan suaminya pasti sekarang dia sedang terkontang-kanting bertahan sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines