Story cover for Lolipop by Vivianmeilani
Lolipop
  • WpView
    Reads 11,685
  • WpVote
    Votes 374
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 11,685
  • WpVote
    Votes 374
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Feb 13, 2016
Karya : Titi Setiyoningsih

Lolipop
( Love, Lies, Promise, Past )

Terkadang, saat kita benar-benar mencintainya, justru saat itulah kita harus merelakannya.

Hari pertama di SMA, Aninda sudah berurusan dengan Vigo, kakak kelasnya yang terkenal angkuh. Sikap dan sifat Vigo bertolak belakang dengan Yovi, kembarannya yang bersikap dewasa.
 Kepolosan dan tingkah Aninda yang lincah membuat Yovi diam-diam menaruh perasaan pada cewek itu. 

Namun, Aninda masih menyimpan cinta untuk seseorang di masa kecilnya, pangeran kecil yang membuatnya selalu mengunjungi pohon kenangan mereka. 

Saat akhirnya Aninda memilih menerima cintanya Yovi, masa lalunya kembali datang. Bertubi-tubi misteri menjadi teka-teki. Satu per satu kebenaran terungkap. Alasan Yovi meninggalkan dunia basket, dendam ketua cheerleader, kelicikan teman masa kecil, semua itu menciptakan sebuah jalan untuk Aninda kembali pulang  cinta pertamanya. 
Aninda kembali dihadapkan pada dua pilihan. Kembali atau pergi

Note : Ini bukan karya saya. Saya hanya me-repostnya.
All Rights Reserved
Sign up to add Lolipop to your library and receive updates
or
#47teenlife
Content Guidelines
You may also like
Blonde & The Cold Heart [END] by ZyraJeon_
38 parts Complete
[Versi 2024-2025] ___ Rambutnya blonde, kelakuannya rusuh, dan cowok tuh cuma buat koleksi... sampai ketemu satu yang beda. Zaranne Hamilton disuruh pulang ke Indonesia gara-gara kelakuannya udah kayak bom waktu di Australia. Cewek satu ini doyan drama, hobi ngedeketin cowok cakep terus ghosting, dan anti diatur siapa pun-kecuali mungkin... cowok satu ini. Junael Maxwell Alexander. Dingin, cuek, nggak doyan cewek, dan katanya sih... gay. Tapi masa cowok gay bisa bikin jantung Zee cenat-cenut tiap kali ketemu? Zee punya satu misi: bikin si cowok es batu itu akhirnya ngerasain yang namanya panasnya jatuh cinta. Tapi ternyata, cinta nggak sesimpel flirting doang. Di kampus ini, semua orang punya rahasia. Geng cowok elite, sahabat lama yang chaos-nya kebangetan, dan keluarga yang lebih ribet dari drama Korea. Welcome to the mess. Siap jatuh cinta? Atau malah jatuh mental? ••• "Gue nggak suka cowok yang dingin. Lo tuh kayak AC 16 derajat-bikin beku tapi bikin nagih." "Dan gue nggak suka cewek yang terlalu ribut. Apalagi yang suka ngatur tanpa izin." *** "Lo pikir semua orang bakal suka lo cuma karena lo menarik?" "Nggak juga. Tapi cukup banyak yang susah nolak." *** "Hati-hati. Lo deketin yang salah." "Salah menurut siapa? Menurut gue, ini tantangan." *** "Lo nggak takut disakitin?" "Udah sering. Sekali lagi nggak bakal ngebunuh gue." *** "Kenapa lo nggak pernah ngeliat gue?" "Karena lo terlalu terang. Gue lebih nyaman di gelap." ⚠️WARNING Don't copy my story, please! Nulis cerita itu pakai waktu, tenaga, dan otak. Kalau anda cuma bisa copy paste, itu bukan kreativitas, itu cuma malas yang dibungkus berani. Hargai karya orang. Jangan ambil yang bukan milikmu.
You may also like
Slide 1 of 9
Treacherous cover
Dear Divo ... cover
Your Gravity cover
Blonde & The Cold Heart [END] cover
BITTERSWEET ✔️ | END cover
Please....Beside Me  (Sudah Tersedia Ebook Ya) cover
Just be Mine [Sudah Terbit] cover
LO$ER = LO♥️ER cover
Twinblossom cover

Treacherous

36 parts Complete

"Tumben amat lo rajin? Gara- gara ada Elia pasti?" protes Justin tidak terima, mereka berempat kan sering dijuluki trouble maker di kelas karena tidak pernah mengerjakan tugas dan selalu buat onar. Paling Cuma numpang nama, tapi kini Justin takjub, Mario ikut kerkom? "Cot, bukan gara- gara Elia. Lo tahu kan gue sekelompok sama Zeva? Ngeri gue di kick sama dia dari kelompok, mana itu cewek kesayangan guru pula. Terus, ya, Elia juga terlibat sih, hehe" Mario menjawab sambil menggaruk kepalanya, karena merasa sangan plin plan dengan omongannya. "Sekate- kate lo, dah, Yo. Ini gue mau tanyain dari lama, sih, lo suka sama Elia? Sampai segitunya? Sampai tiket live lounge SeaShore lo kasihin ke dia padahal lo sendiri juga tahu, gue fansnya SeaShore" Justin memeluk ukulelenya kemudian menatap Mario yang langsung memicing ke arahnya. "Menurut lo aja?" sentak Mario emosi *** "Lo suka Mario, El?" tembak Amel langsung. Mulanya Elia diam tapi kemudian berani menjawab pertanyaan Amel. "Nggak tahu, juga, Mel." *** But their love's treacherous.