Be My Prince Charming #REPOSTED

Be My Prince Charming #REPOSTED

  • WpView
    Reads 557
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 23, 2016
Windi yang sudah berulang kali jatuh cinta, berulang kali jatuh bangun dalam menemukan pangeran idamannya akhirnya tersadar. Tersadar akan satu hal. Dan pada saat ia menyadari itu, waktu tak memberinya kesempatan dan malah menjauhkannya dari pangerannya. "Win kita harus janji satu hal ya,"ucap Gilang. "Janji apa?"tanya bocah perempuan 6 tahun itu. "Kalau kita udah besar, kamu enggak boleh suka sama aku dan aku juga enggak boleh suka sama kamu. Kamu gk mau kan persahabatan kita berakhir kaya tadi?" Windi menggeleng,"Gk, Windi gk mau. Windi mau selalu bareng sama Gilang."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BROKEN LOVE (End)
  • Regret [YIZHAN] END
  • Endless Rain, Timeless Love (END)
  • awal dan akhir
  • My VinoKio (TAMAT)
  • VAMPIRE & MAFIA  ✅
  • My Sunshine
  • Hidden Sweet Wife [ END ]
  • Bucin (Completed✅)

Pagi ini Bima sedang dalam perjalanan menuju ke kantor. Saat di depan kantor seseorang memanggil nya "Bim, tunggu" ternyata Rachel sudah 10 menit yang lalu menunggu Bima. Bima menoleh ke belakang "mau apa Lo". "Gua mau ngomong sama Lo" menarik tangan Bima. Bima melepas tangan Rachel "Ngomongnya disini aja". "Ini penting Bim" Bima malas berdebat lalu dia mengiyakan Rachel " di mobil Lo?". Mereka sudah berada di dalam mobil Rachel lalu Rachel menunjukkan sesuatu ke Bima "Apaaa, hamil" Bima kaget. Rachel menunjukkan hasil testpack yang positif "iya gua hamil dan ini anak Lo" memegang perutnya. Bima menarik rambutnya frustasi "aaarghhh". "Lo harus tanggung jawab Bim, Gua gak mau anak ini lahir tanpa seorang papa" sambil meneteskan air mata Bima hanya diam tanpa mengomong sepatah katapun. Rasanya badan nya melemah dia tidak kebayang jika Clara tahu semua ini. "Bim Lo denger Gua gak?" "Iya Gua denger Lo" suara Bima melemah. Rachel memeluk Bima dan dia tersenyum puas karena rencananya berhasil juga untuk kali ini. "Gua harus kerja" Bima melepas pelukan Rachel dan turun dari mobil. Bagaimana keadaan Clara, apakah dia bisa menerima semuanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines