Not a Grim Reaper

Not a Grim Reaper

  • WpView
    Dibaca 90
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Apr 9, 2016
WpInfo
Fiksi
Romansa
Rasa penyesalan ini... Membuatku ingin hidup lagi.. Arion, meninggal secara misterius dan kini bergentayangan di sekolahnya. Agak seram tapi aneh juga. Dia sebagai hantu hanya mau mengganggu siswa siswi yang kesulitan soal cintanya. Katanya sih, sebagai balas dendam karna hal yang membuatnya mati itu berhubungan dengan cintanya sendiri. Benarkah? Bagaimana jadinya?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • TAK KASAT MATA -SELESAI-
  • CEYRON ALLISTAIR
  • KISAH DISEKOLAH (SELESAI)
  • SESAT DIHUTAN AOKIGAHARA | Liburan Menyeramkan
  • A Deadly Desire
  • Dark side (END)
  • The Strongest Of The Most Powerful
  • ILIOS
  • VIRION [END]
  • Asphodel ✓

Bangunan sekolah megah itu, siapa yang sangka menyimpan kisah kelam yang terjadi di beberapa tahun silam. Dan kini, kejadian yang sama kembali terulang. Murid mati. Bunuh diri. Tubuhnya jatuh tergeletak penuh darah tepat dihadapan Bella dan Leo. Dua orang itu terkesiap. Jantung Bella berdesir. Tangannya terkepal erat. kakinya melemah. Terlambat sedetik saja Leo menolong, gadis itu akan terkapar dilantai seperti mayat dihadapannya. Ada hal yang janggal dengan bunuh diri itu. Sebelum murid bernama Tamara itu benar-benar kehilangan nyawa, netranya sempat beradu tatap dengan Bella. Mulutnya bergerak-gerak, seperti ingin mengatakan sesuatu, namun Bella sama sekali tidak mengerti apa maksudnya. Tetapi, satu hal yang pasti. Setelah insiden bunuh diri itu terjadi, kehidupan Bella dan Leo tidak lagi sama seperti sebelumnya. Apa sebenarnya yang terjadi?. Bagaimana awal mula terjadinya bunuh diri itu?. Ada hal tersembunyi apa antara Bella, Leo, dan Tamara sampai sosok gadis itu meneror keduanya?. **** "lo udah gila ya neriakan Tasya kaya gitu?!" omel Leo. Alvin dan Julian saling bertukar pandang. Tidak biasanya Leo mengomel seperti sekarang. "nggak ada yang neriakin kak Tasya" sangkal Bella. "terus itu tadi apa?. Hantu?" "iya" **** "tadi itu bukan kak Tasya" ucap Bella lagi. "tapi Tamara" "Tamara?" ulang Julian. "murid yang bunuh diri kemarin?" "iya kak" "kok bisa??" dahi Julian mengkerut. Tidak butuh waktu lama baginya untuk percaya dengan Bella. Wajah pucat gadis itu sudah megambarkan kebenaran dari ucapannya yang barusan. "gue juga nggak tau" **** "jadi, maksudnya, bisa aja sekarang kita berdua lagi diikuti sosok Tamara??" "nggak tau. Tapi, kalau lo penasaran, kita bisa pergi ke rumah teman gue siang nanti" ****

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan