STALKER

STALKER

  • WpView
    LECTURES 10,956
  • WpVote
    Votes 710
  • WpPart
    Chapitres 35
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., avr. 14, 2016
#bahasaindonesia Pernahkah kalian bermimpi tentang seseorang? Mungkin kalian akan menganggap orang itu hanya imajinasi kalian saja. Tetapi, bagaimana kalau kalian memimpikan orang yang sama secara terus-menerus. Novel ini mengisahkan tentang Emma, anak yang tidak jelas masa lalunya. Ketika mimpi itu datang berulang kali, apakah ia sedang melihat cuplikan masa lalunya? Pengalaman demi pengalaman datang menghampirinya, sehingga sesuatu yang menurutnya hanya ada di buku cerita dan khayalannya datang ke kehidupannya dan mengikutinya, lebih tepatnya menguntitnya. Ia tak lagi bisa membedakan jahat dan baik. Semua orang yang ditemuinya berniat jahat, tetapi berniat baik juga. Siapakah orang yang menguntitnya dan mengapa ia dikuntit? Hidup semakin sulit dijalani jika kita tidak tahu kebenarannya.
Tous Droits Réservés
#43
mindblowing
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Cahaya Dari Luka
  • Unforgettable (𝐄𝐍𝐃)
  • The Billionaire's Love
  • Dream
  • Psikopat Digital? [End]
  • NOESIS [END]
  • My Love And Family Story
  • *〖Akhir dari Sebuah Harapan〗*

Dika gak pernah minta dilahirkan di tengah keluarga yang retak. Dikhianati, disalahkan, dijatuhkan-semua udah pernah dia lewatin. Tapi ketika luka masa lalu mulai disembuhkan oleh seseorang yang juga sama hancurnya, hidup justru kasih ujian yang lebih gila. Ini bukan cerita cinta yang manis. Ini tentang dua manusia yang sama-sama patah, tapi nekat saling nyembuhin. Tentang rumah yang dibangun bukan dari kayu dan batu, tapi dari keberanian, pengampunan, dan cinta yang gak biasa. Dan tentang seorang anak... yang lahir bukan dari rencana, tapi jadi alasan kenapa mereka tetap bertahan. "Karena kadang, cahaya paling terang... justru datang dari luka paling dalam."

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu