Dan Kamu

Dan Kamu

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 16, 2016
Aku tidak tau apa yang kualami. Ini seperti mimpi dengan berjuta rasa. Kadang aku menyukainya Dan kadang aku berpikir apakah surga atau neraka. Jika begini, apa yang bisa aku lakukan? Diam dan menikmati segalanya adalah jawabanmu. Lalu setelahnya? Kau diam dan menatap. Dan itulah yang kau sebut jatuh cinta serta harapan. Ada meski tak ada, dan tiada namun selalu terasa ada. -----------***---------- Bertemu dengan seseorang yang aneh, dengan cara yang aneh, dan membuahkan sebuah cerita serta rasa yang aneh, itulah yang terjadi pada Caca. Bagaimana dinamika cerita Caca dengan lelaki yang bernama Nicholas? Bahagiakah mereka? Atau malah sebaliknya? Dan bagaimana akhir cerita mereka?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Cuaca
  • Mantan | Renjun✔️ [TELAH DITERBITKAN]
  • you're the only one (Finished)
  • Secret Mission [JaemRen]√
  • ONE NIGHT STAND || JaemSung🔞 [END]
  • Please....Beside Me  (Sudah Tersedia Ebook Ya)

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines