Ini tentang gue, Andira Stephanie Liliana, yang menyukai seorang bad boy satu kelas dengan gue. Dia emang gak ganteng, tapi dia manis, menurut gue. Gue gak ngerti kenapa bisa gue jatuh cinta sama dia.
Padahal tingkahnya itu ngeselin abis, bikin orang ilfeel lah, tapi kenapa bagi gue, itu malah membuat gue senyum-senyum sendiri.
Aneh?
Iya. Gue juga ngerasa kaya gitu.
Dan, lo tau? Dia juga bikin gue baper disaat gue mau ngelupain dia.
Astagaa....
Rasanya mau tenggelem dilaut aja, kalo gitu caranya.
Apa sih maunya dia itu?
Kalo mau buat gue suka sama lo, tapi gak gitu caranya. Dengan lo gitu, itu membuat gue menderita dengan perasaan gue setiap hari. Lo bikin gue, setiap hari harus makan hati.
Sampai akhirnya ada cowo yang membuat gue menjauh perlahan-lahan dari lo.
Berpendidikan tinggi tak menjamin seseorang mengetahui segalanya. Pasti ada satu hal yang tidak di ketahui. Contohnya aku. Aku yang tak mengerti sama sekali tentang permasalahan hati.
Katakan saja aku ini gadis bodoh. Memang aku ini bodoh. Bodoh dalam hal asmara. Bodoh dalam hal hati. Tak mengerti letak rasa kagum, suka, sayang dan cinta.
Hanya karena tak mengenal arti ke-empat rasa itu, aku membuat hati sesorang patah. Memang tak parah.
Tapi tetap saja aku sudah menggoreskan luka di hati seseorang.
Kisahku bermula saat mengenal dua remaja laki-laki yang berbeda karakter.
Aku dekat dengan keduanya, tapi rasa yang ku rasakan di setiap remaja laki-laki itu berbeda. Dan aku tak tahu apa maksud rasaku itu?
Mau bertanya pada sahabatku atau orang yang telah berpengalaman? Jujur saja aku malu. Karena aku selalu masa bodo tentang laki-laki di depan mereka, padahal dalam hati kecilku, aku sangat antusias.
Mau tak mau aku cari tahu sendiri, hingga aku sadar dimana rasaku berada? Hatiku ini memilih siapa? Dan saat aku sudah sadar, semuanya telah terlambat. Terlambat menyadari rasaku sendiri.
Gimana pas baca deskripsinya?
Ada rasa-rasa penasaran?
Kalo ada jangan lupa tambahin cerita ini ke readinglist kalian ok;)
Baca+vote+komennya di tunggulho❤️.
Happy Reading🎉.