We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Behind the Window

Behind the Window

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 19, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Setiap pukul 07.30 tepat, gadis itu selalu bersiap duduk dikursinya yang berada disamping jendela, yang memperlihatkan lorong sekolah. Dengan senyum ia duduk, berpura membaca buku atau memainkan ponselnya. Sampai sosok itu datang, seorang laki-laki yang merupakan adik kelasnya. Laki-laki yang selalu melewati kelasnya setiap pagi. Dan juga.. Laki-laki yang telah mencuri hatinya. Dia hanya bisa melihatnya dari balik jendela, tanpa pernah sekalipun berani menyapa. Melihatnya dari jauh tanpa berani mendekat. Dua tahun sudah ia selalu menatap sosok itu, mendambakan suatu saat nanti ia dan lelaki itu dapat bersama.
All Rights Reserved
#3
dian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FRANARA
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • 6Thn Aku, dan Eziel
  • Emotion Growth A Love
  • Kenapa Harus Indah [FIKSI]
  • ALVINO & AQILLA (ON GOING)
  • For The Last
  • ELGA
  • Kost Anggori | Segera Terbit
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
FRANARA

Neara, kakak kelas yang dikenal ramah dan berprestasi, selalu dikelilingi banyak orang-tapi tetap merasa tak ada yang benar-benar melihat dirinya. Di sisi lain, Fraderick, adik kelas yang dingin dan tertutup, lebih sering mengamati dunia dari kejauhan. Semuanya biasa saja, sampai suatu siang di kantin sekolah. Fraderick muncul dengan bekal makan siangnya sendiri-hal sederhana yang terasa aneh di tengah keramaian yang sibuk mencari popularitas. Momen itu, tanpa sengaja, membuat tatapan mereka bertemu. Dan sejak saat itu, sesuatu mulai berubah. Mereka mulai terlibat dalam tatapan mata, pertemuan singkat, dan kebetulan-kebetulan yang terasa terlalu tepat untuk disebut kebetulan. Tapi di balik semua itu, ada hal yang tak mereka sadari-bahwa pertemuan itu bukan sekadar kebetulan biasa. Sebab, ada sesuatu yang menunggu di ujung cerita mereka. Sesuatu yang tak terduga. Dan mungkin... tak semua pertemuan berakhir dengan seperti yang dibayangkan. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines