Okay, Thanks

Okay, Thanks

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 20, 2016
Gue populer? BIG laugh for you. Yang populer itu si Sean, sobat gue dari bocah. Entah kenapa gue bisa betah lama-lama sama dia. Emang sih Sean selalu ada buat gue tapi gue gak baper, seharusnya. 'Seharusnya' satu kata yang paling gue benci. 'Seharusnya gue sama dia bukan sama dia'. 'seharusnya dia suka gue bukan suka sama dia'. Iya, kata itu yang udah bikin gue stress. Jangan kira gue stress karna suka sama si bocah tiang Sean itu karna sebenarnya gue.... Ah gatau deh ya, hati dan otak gue lagi main batu-kertas-gunting buat nentuin siapa yang bener. Sebenernya nih menurut gue cinta itu gak pernah salah, hanya tempatnya aja yang salah. Okay, sekian and btw, thanks.
All Rights Reserved
#107
thanks
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • beach and you
  • ALASKARA
  • Broken Heart
  • Gara-gara ku
  • ALSHA
  • SHERRA's Diary✔
  • Just Friend
  • happy ending  Versi Ku Kapan?.
  • DIKHA
  • LEOLA

" pantai tuh kenapa indah ya ka? " tanya asya menatap hamparan pasir pantai dan air yang menyatu. " indah, tapi bisa bikin lo mati sya. " jawab ken menatap wajah asya dengan lekat. " lo masih ngga suka pantai?" tanya asya menatap ken. " ya, sampai kapanpun gue ngga bakal suka pantai. " 🥀🥀 "Hai, ini ceritaku. cerita yang menurutku paling seru dalam hidupku. Aku bertemu dengan seseorang yang entah kenapa sering membuat aku merasa bahwa duniaku ada pada dirinya. setiap kali aku bertemu, berbincang, bercanda, dan bahkan saat berbagi cerita pun aku merasa... dia orang yang selama ini aku cari cari. Dia yang jujur, apa adanya, sabar, dan yang terpenting dia tau cara menghargai seseorang. aku sering bercerita banyak hal dengannya, dari hal kecil maupun besar. Aku sangat suka dengan reaksinya, jujur tanpa menutupi apapun. Dia akan merespon sesuai dengan tema cerita yang aku beri.. Dan aku menyukainya. Entah sejak kapan aku menyukai lelaki itu. Dan entah sejak kapan pula aku mulai mengejar rasa itu, hingga sangat jauh. Sampai aku tau, ketika dia berbicara " aku gabaik buat kamu" , aku tahu dia mau yang terbaik buat aku.. so, ini ceritaku... "

More details
WpActionLinkContent Guidelines