(Un)Perfect Love

(Un)Perfect Love

  • WpView
    Reads 260
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 8, 2016
Mungkin memang bukan salah takdir,mungkin manusia dapat membuat rencana hidup tetapi Tuhan lah yang menentukan apakah itu dapat berjalan dengan baik atau tidak. Mungkin kita memang tak sempurna, tetapi bukankah Tuhan menjadikan kita satu untuk menyempurnakannya? Kau bilang saat kita bersama maka itulah yang di katakan sempurna, lalu mengapa kau pergi dengan alasan mencari sesuatu yang lebih sempurna, bukankah sempurna hanya lah sempurna tanpa ada lebih atau kurangnnya, bukankah itu yang di maksud dengan sempurna?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamu [SELESAI]✔
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Full Of Scratches
  • IONOSFER [SELESAI]
  • All I ASK
  • You're Here, But Not For Me
  • Remaja
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • AKHIR DARI PERJUANGAN (Season 1KISAH CINTA YANG BELUM SELESAI)

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Sepucuk kertas yang kutulis dengan torehan tinta sederhana mampu merubah kenyataan hidupku. Aku selalu dan akan selalu percaya akan takdir yang Allah gariskan untukku. Kuharap, esok nanti dirimu masih sama seperti hari ini. Aku tahu, dan aku menyadari siapa diriku ini. Hanya gadis sederhana yang mencintai seorang lelaki berparas rupawan. Sungguh, karena Allah-lah aku mencintainya. Lucu mungkin? Orang sepertiku mencintai sosok hampir sempurna sepertinya. Hingga berjalannya waktu yang tak terasa. Seperti hembusan nafas yang tidak kalian sadari, aku mulai dekat. Selalu nyaman, dan selalu ingin membuatnya bahagia. Namun, sebuah kenyataan pahit mengantarkanku hampir ke titik terendah dalam hidupku. Takdir yang kupercayai membuat diriku hidup seolah-olah tak ada kebahagiaan lagi setelah itu. Tapi, perasaan ini masih tersimpan jelas meskipun kamu membenciku. Kamu? Ya, Kamu. Kalau penasaran yuk baca aja gratis kok tanpa dipungut biaya hehe;')

More details
WpActionLinkContent Guidelines