Kamu Kalah [1/1]

Kamu Kalah [1/1]

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 19, 2016
Tak ada kata yang bersuara Hanya teriakan dari hatimu Mencoba berkata namun tak bisa Terasa sesak di kerongkonganmu Semua salah, Kamu salah Diri ini salah Lalu, apakah dunia ini salah? Kamu meng-iyakan nya Menganggap dunia tak peduli padamu Bukan... Bukan tak peduli Tapi dirimu tak kau tampakkan Hanya kau tutupi Bersembunyi Bahkan menjauhi Dunia tak akan melihat jika dirimu hanya angan Dunia bahkan menampakkan ejekannya Pada kamu Karena melihatmu bersembunyi Bukan darinya atau siapapun Tapi bersembunyi dari dirimu sendiri Dari sisi jahatmu yang membara Saat dia mengambil tubuhmu Pikiranmu, Juga tanganmu, dan akhirnya kamu kalah! {A Short Story by Nida Nadhifa} <±300 kata lebih>
All Rights Reserved
#6
kuybaca
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf' (Revisi)
  • The CHOICE
  • Repain
  • Hanya Saja
  • Hidden Love | Mees Hilgers |
  • AILAH(END)✅
  • • EUTANASIA •
  • Cerita Pendek - Separuh Hati
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)

Hari hariku akan segera di mulai atau malah akan berakhir secepat itu? Ini yang dinamakan fajar atau senja? Ini jalanmu atau jalanku? Aku ingin berhenti dari semua fantasi ini Maaf..... Kumohon lupakan aku.... Semua tentangku ••• "kenapa ibu nggak pernah jujur sama aku selama ini?"ucap Nita yang telah berlinang air mata. Hatinya seketika hancur ketika mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan ibunya. "Maafin ibu, ibu takut jika kamu akan pergi ninggalin ibu''ucap Ranti yang tak bisa menahan air mata yang semula dibendungnya. "Tinggalkan aku, aku butuh waktu sendiri"ucap Nita yang langsung memalingkan wajahnya dari ibunya. "Nit dengerin ibumu dulu"ucap Andi "Cukup Ndi, kumohon pergi dari sini!'' Andi dan Ranti pun keluar dari kamar Nita. Setelah mereka pergi, Nita menangis sejadi jadinya. "Kenapa kalian semua egois?"ucap Nita di tengah tangisannya. "Riza, hanya Riza yang bisa ngertiin aku. Aku harus bertemu dengan nya"batin Nita. ••• Sebuah cerita tentang dia, aku, dan sebuah perasaan yang takkan terungkap dengan mudah Cinta yang terpendam karena eratnya persahabatan Cinta yang terhalang karena terbongkarnya suatu rahasia besar Mau tahu bagaimana keseruan ceritanya?jangan lupa mampir untuk baca ya

More details
WpActionLinkContent Guidelines