Seven Wishes Our Love

Seven Wishes Our Love

  • WpView
    Reads 131
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Mon, Apr 4, 2016
Menceritakan seseorang yang mengidap Nekrofilia yang artinya menyukai dan mencintai pada orang yang sudah meninggal. Untung saja ada gadis ini yang sudah membantu nya menjalankan hidup yang normal. Tetapi apa daya Cinta gadis ini tak berbalas. Sungguh malang, ia rela selalu ditikung temannya sendiri. Dan ia bersahabat rasa Cinta dengan Iqbaal. Mereka mempunyai 7 harapan untuk persahabatan mereka yang sampai kapanpun tak pernah bisa bersatu. Akankah takdir mereka berubah?
All Rights Reserved
#51
shinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inside You
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Langit Yang Tak Lagi Biru
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • Dua Cinta (Our Promise)
  • Aralie, Maafkan Aku
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]

"Coba Atha tebak, apa yang jauh di mata tapi dekat di hati?" "Usus." "ATHAA!" ___ Begitulah Atha di mata Netha. Serius, dingin dan kaku. Jika Netha selalu mengejar Atha, maka Atha selalu mengejar uang. Jika Netha selalu mencintai kehadiran Atha, maka Atha selalu mencintai pelajaran hitung-hitungan. Jika Netha selalu berambisi mengejar untuk mendapatkan Atha, maka Atha selalu berambisi untuk mengejar cita-citanya. Netha dan Atha. Keduanya bagaikan langit dan bumi, Yin dan Yang serta air dan api. Sedikitpun tak ada celah bagi Netha untuk mendapatkan Atha dalam hidupnya, Atha yang selalu melihat ke depan, Atha yang selalu bergerak maju tanpa memerhatikan sekelilingnya membuat Netha harus mengejar sosok itu dengan cepat. Hingga pada akhirnya Netha berhasil menghadang jalan Atha, gadis itu menjulurkan tangan agar dapat berjalan bersama-sama namun ditepis dengan cepat oleh Atha. "Lo tahu? Rasa lo itu cuma sekedar ambisi buat ngedapatin gue. Gue enggak mau buang-buang waktu buat ngeladenin orang kayak lo." -Atha Adithya- "Kamu selalu jalan ke depan, natap ke depan, buru-buru tanpa mencoba menikmati setiap momen di samping kamu. Memangnya di depan ada apaan sih?" -Netha Fanindita-

More details
WpActionLinkContent Guidelines