Story cover for 1OkNite.com by ClarineExdrgn
1OkNite.com
  • WpView
    Прочтений 710
  • WpVote
    Голосов 31
  • WpPart
    Частей 6
  • WpView
    Прочтений 710
  • WpVote
    Голосов 31
  • WpPart
    Частей 6
В процессе, впервые опубликовано фев. 22, 2016
Для взрослых
"pacar ? seleraku bukan orang sepertimu ! lagipula aku sudah punya pacar kok !" 
Yahh, itu yang selalu kukatakan jika ada pria yang mencoba mendekatiku. Aku tak pernah merasa satu pun dari mereka cocok untuk menjadi pasanganku.
Terlalu hitam
Terlalu putih
Terlalu pendek
Terlalu gemuk
Terlalu kurus
Kalian pasti berpikir aku ini pemilih. Memang aku pemilih, oh bukan, ralat,aku sangaaat pemilih. Usiaku sudah menginjak 21 tahun dan aku masih belum pernah berpacaran sekali pun. Ya, benar ! aku serius saat berkata TAK PERNAH SEKALI PUN. Tapi untuk menjaga harga diri di depan teman-temanku, aku berpura-pura sudah punya pacar.awalnya mereka percaya jika pacarku adalah seorang blasteran tampan yang sibuk sehingga tak bisa sering menemuiku tapi lama-lama mereka curiga. Aku sih senang-senang saja sendiri tanpa pacar dan berakting didepan mereka seolah aku bukan jomblo. hingga suatu hari, aku diharuskan untuk membawa pasangan ke sebuah reuni dan aku tak dapat mengelak lagi sekeras apa pun usahaku.
Все права сохранены
Подпишись, чтобы добавить 1OkNite.com в свою библиотеку и получать обновления
или
Требования к контенту
Вам также может понравиться
Don't call it love! от ArmayaA
29 Части Завершенная история
Semesta rasanya tidak berpihak pada Cyntia. Tidak hanya perusahaannya yang sedang berada dibawah roda kehidupan, tetapi neneknya sakit dan terus memaksanya menikah. Orang yang ia cintai dan mencintainya pun hilang tak ada kabar. Tak ada pertolongan rasanya. Pada akhirnya pilihan terburuk muncul. Ah, mungkin tak bisa disebut pilihan. Ia harus melakukan itu dengan terpaksa. Pria yang melukiskan kehidupan kelamnya pun muncul. Konyol rasanya saat pria itu mengajaknya menikah. *** Aku tak tahu apa itu cinta. Bahkan, saat ini bagiku itu satu kata yang abstrak luar biasa. Baginya rasa yang terasa itu cinta, tetapi mengapa rasanya merusak jiwa raga. Bagiku itu bukan cinta, melainkan suatu rasa yang amat hampa. Akhirnya satu kata menjadi beda makna. "Bukankah kau sangat membenciku?" Tanyaku. Ia diam, tanpa menatap mataku. Secara tak sadar aku tersenyum sinis padanya dan aku berusaha menahan rasa kesalku. "Apakah melemparkan susu basi ke wajahku adalah bentuk rasa suka?" Aku mengungkit masa lalu. Matanya pun mulai menatap mataku. Aku takut dengan wajah itu. Di bawah meja tersembunyi tangan gemetarku. Mataku berpura-pura tegar saat bertemu matanya itu. Aku berusaha bicara meski lidahku terasa kelu. Aku berusaha berdiri tegak meski kakiku tak berdaya. Waktunya pergi dari hadapannya. Aku akan katakan terakhir kalinya. "Jangan sebut itu cinta!" "Aku melamarmu bukan karena cinta. Bukankah, seharusnya kau yang memohon padaku agar kita bisa memanfaatkan satu sama lain?"
Вам также может понравиться
Slide 1 of 10
My mate is my little friend cover
When A Girl Looks Like Boy[EXO FANFICTION] cover
Di Balik Nama Zella cover
Home (Completed) (Repost) cover
There's Love In My Friendzone cover
Crazy Marriage cover
MISSION : Ngibulin Sekolah [End - PreOrder] cover
girlfriend vs football cover
Don't call it love! cover
My Life cover

My mate is my little friend

13 Части Завершенная история Для взрослых

Sudah berapa banyak lelaki yang mencoba mendekatiku, tapi tidak satu pun dari mereka ku respon. bukan nya aku tidak mau pacaran,tapi jujur saja aku selalu minder kalau ada seseorang yang menyukai ku. "aku terlalu biasa untuk mereka". kata itu yang selalu ku ucapkan dalam hati kecilku ketika ada seseorang yang ingin mencoba mendekatiku. aku tidak terlalu memikirkan tentang perasaan dan cinta, sampai-sampai aku tidak menyadari ketika teman ku sendiri , yang sudah ku anggap seperti saudara diam-diam menyukai ku.